Pada tahun 2019, layanan pembayaran tanpa uang tunai semakin populer di Indonesia, berbagai bisnis dan layanan di seluruh kota menawarkan alternatif pembayaran kepada orang Indonesia. Menurut Bank Indonesia, perusahaan operator e-wallet terdiri dari 22 perusahaan teknologi keuangan (fin-tech), 11 bank, dan 5 perusahaan telekomunikasi.

Operator e-wallet bersaing untuk memperluas pasarnya dengan melakukan strategi promosi besar-besaran termasuk cashback dan kemitraan dengan perusahaan yang memiliki banyak basis pengguna seperti e-commerce, biro perjalanan online, dll.

Terkait dengan hal itu, JAKPAT telah melakukan survei untuk memahami penggunaan dompet digital Indonesia dalam transaksi elektronik dan para pemain utama dalam industri dompet digital Indonesia 2019.

Hasil survey tercatat 9 dari 10 pengguna internet di Indonesia menggunakan dompet digital. Di mana berdasarkan pekerjaan, karyawan (42%) memiliki dompet digital, sementara jika dilihat dari gender sebanyak 51 persen laki-laki mengunakan dompet digital.

Baca Juga: https://www.nontunai.com/hasil-survei-ovo-dan-gopay-paling-sering-dipakai-transaksi-nontunai/

Lebih lanjut jika dilihat penggunaan dompet digital di tiga bulan terakhir, tercatat hanya ada 6 dari 100 pengguna yang tidak aktif menggunakan dompet digital. Hasil ini Ini menunjukkan bahwa penggunaan dompet digital pada 2019 cukup tinggi. Di mana mayoritas pengguna secara aktif menggunakan platform itu untuk transaksi keuangan atau aktivitas jual beli.

Tinggalkan Balasan