SMA Batik Solo Jawa Tengah menerapkan ujicoba pembayaran biaya sekolah SPP secara nontunai melalui aplikasi GoPay.

Kepala Sekolah SMA Batik 1 Solo, Sutana mengatakan ujicoba diberlakukan selama empat bulan. 

Meski begitu, tidak ada sanksi bagi orang tua yang tetap ingin menggunakan pembayaran tunai. Sekolah tetap membuka loket pembayaran SPP secara tunai.

Baca Juga: https://www.nontunai.com/waspada-modus-penipuan-pemenang-hadiah-gopay-dari-gojek/

Sutana mengatakan sudah memberitahu orangtua murid mengenai penggunaan aplikasi GoPay. Meski jumlah pengguna masih minim, ia optimistis ke depan seluruh aktivitas pembayaran di sekolah akan dilakukan secara nontunai.

“Kami bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pembayaran uang sekolah secara online. Tahun ini, kami mencoba aplikasi GoPay. Memang masih sedikit orang tua atau siswa yang memakai aplikasi ini untuk pembayaran. Masih di bawah 40 persen. Kami optimistis itu bisa berjalan baik dan harapan kami membuat anak lebih tertib, lebih mudah dalam pembayaran biaya sekolah,” kata Sutana.

SMA Batik 1 Solo menjadi satu-satunya sekolah di Solo yang menggunakan aplikasi online pembayaran uang sekolah. 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merilis ada 180 lembaga pendidikan yang telah terdaftar sebagai mitra kerja di aplikasi online itu. Mulai dari pesantren, madrasah, sekolah hingga tempat kursus.

Para orangtua dan wali murid bisa membayar SPP dan biaya pendidikan lainnya seperti buku, seragam, kegiatan ekstrakurikuler dan lain-lain melalui aplikasi GoPay di fitur GoBills. 

Layanan baru ini membebaskan orang tua dan wali murid untuk membayar pendidikan anak tanpa harus hadir ke sekolah.

Tinggalkan Balasan