Pertamina (Persero) menargetkan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menerima transaksi penjualan BBM secara nontunai pada 2020.

“Kami dorong transaksi di SPBU menggunakan nontunai. Apakah melalui akun bank atau ‘e-money’ atau LinkAja,” kata Mas’ud di Cirebon seperti dikutip dari Antara.

Perseroan, sambung Mas’ud, masih berupaya untuk melakukan digitalisasi di seluruh SPBU. Ia menargetkan proses digitalisasi rampung pada akhir kuartal I 2020 sehingga transaksi non tunai dapat diterapkan di seluruh SPBU.

“Sekarang ini, SPBU kami sedang tahap instalasi digital sehingga penjualan bisa dimonitor setiap waktu,” ujarnya.

Mas’ud menyadari penetrasi transaksi nontunai di SPBU tidak mudah. Sebab, secara nasional porsi penggunaan transaksi nontunai baru 20 hingga 25 persen.

“Kami masih punya tantangan 75 persen lagi dan ini akan kami kejar agar bisa menggunakan transaksi nontunai,” ujarnya.

Dengan transaksi nontunai, Mas’ud berharap seluruh transaksi bisa terdata dengan tepat dan memudahkan perseroan menyiapkan stok BBM sesuai kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan