Gembar-gembor WhatsApp Pay masuk Indonesia masih tanda tanya. Dikabarkan kehadiran pembayaran nontunai ini akan meramaikan pasar dalam negeri yang telah lebih dulu ada.

“Saya belum bisa beri informasi secara rinci,” kata Direktur Komunikasi WhatsApp Inc, Sravanthi Dev, dalam Facebook Indonesia Summit 2019 di Jakarta.

Namun demikian, sebagai perwakilan WhatsApp Sravanthi menyebut, membawa fitur pembayaran ke Indonesia memang hal yang diinginkan oleh CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

“Seperti yang Mark Zuckerberg katakan bulan April lalu di Menlo Park, payment adalah fitur yg penting dan Indonesia merupakan negara penting bagi kami, jadi kami pastinya sedang dalam tahap diskusi tapi belum ada yang bisa saya share saat ini,” ucap Sravanthi.

Sravanthi juga mengatakan, WhatsApp Pay pertama kali dirilis di India dan kini masih diuji coba.

“Kami sudah menguji coba WhatsApp Payment di India kurang lebih setahun dan ada satu juta pengguna menjadi user beta WhatsApp Payment di sana dan sangat populer. Kami memastikan, semua produk yang dirilis WhatsApp sempurna, bekerja sangat baik dan tidak ada masalah di India,” katanya.

Sravanthi pun mengatakan, di India WhatsApp menggunakan Unified Payment Interface yang bisa dipakai seluruh bank di India.

“Kami menguji coba di India dengan cara itu dan tengah melihat bagaimana feedback-nya. Tapi untuk Indonesia, payment sangat penting bagi kami dan semoga bisa segera meluncur,” tuturnya.

WhatsApp Pay akan Mirip WeChat

Berdasarkan pengaplikasian WhatsApp Pay di India, layanan ini bisa dibilang mirip dengan pembayaran mobile melalui WeChat di Tiongkok.

Metode ini dikenal sebagai WeChat Pay, di mana, pengguna Tiongkok kini mengandalkan WeChat Pay untuk melakukan pembayaran mulai dari belanja, ongkos bus, hingga memberi sedekah ke pengemis.

Prinsipnya sama dengan WhatsApp Pay, layanan bersifat peer-to-peer yakni akun WeChat terhubung dengan perbankan.

Saking masifnya ekosistem WeChat di Tiongkok, WeChat Pay kini dipakai oleh lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan.

Sayangnya, di India, uji coba WhatsApp Pay sempat terganjal regulasi privasi baru. Regulasi privasi ini mempersyaratkan WhatsApp harus memiliki layanan penyimpanan data di India.

Tinggalkan Balasan