Samsung secara resmi merilis aplikasi Samsung Pay untuk pasar Indonesia demi memudahkan penggunanya melakukan transaksi nontunai.

Samsung Pay di Indonesia menawarkan layanan pembayaran berbeda dari yang ditawarkan Samsung di negara lain. Hal itu ditegaskan oleh Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant.

Menurut Denny, Samsung Pay di Indonesia merupakan wadah yang mempermudah pengguna mengakses uang digital yang berperan sebagai penghubung bagi para pengguna gawai Samsung untuk melakukan pembayaran via uang elektronik seperti GoPay dan Dana.

“Samsung Pay di Indonesia bukan aplikasi dompet digital. Tidak ada rencana untuk menjadi wallet. Kami memposisikan diri untuk memberi kemudahan bagi pengguna,” tutur Denny saat peluncuran Samsung Pay di Jakarta.

Sebab itu, imbuhnya, aplikasi ini bukan merupakan uang elektronik atau dompet digital.

Selain itu, Samsung Pay juga menawarkan kemudahan pembayaran dengan metode “Swipe & Pay”. Dengan metode tersebut, pengguna Samsung Galaxy bisa membayar secara digital hanya dengan melakukan usapan ke atas (swipe up) di layar lock screen, tanpa harus masuk ke aplikasi.

Setelah itu, pengguna bisa membayar menggunakan saldo Dana dan GoPay yang sudah terintegrasi dengan aplikasi Samsung Pay dengan cara memindai kode QR yang ada pada layar ponsel.

Samsung Pay di Indonesia pun menjadi satu-satunya yang memanfaatkan QR code. Hal itu guna menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna Tanah Air.

Tinggalkan Balasan