Program Kartu Prakerja secara resmi diluncurkan hari ini sebagai bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kompetensi kerja, produktivitas, dan daya saing serta mengembangkan jaring pengaman sosial selama pandemi Covid-19. OVO, platform pembayaran digital terkemuka di Indonesia, menjadi mitra resmi uang elektronik, bersama dengan bank milik negara, BNI. Pemerintah juga menggandeng delapan mitra resmi lainnya untuk platform digital seperti, Tokopedia dan RuangGuru.

Kartu Prakerja diprioritaskan bagi para pencari kerja dan pekerja serta pelaku usaha mikro dan kecil, dengan tujuan menekan angka pengangguran di Indonesia, terlebih di situasi sulit saat ini akibat pandemi Covid-19.

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra menuturkan, OVO terus berupaya sekuat tenaga untuk membantu pemerintah mengatasi dampak pandemi Covid-19, dalam hal ini mendistribusikan dana bantuan pemerintah untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja muda Indonesia.

Baca Juga: https://www.nontunai.com/kenal-lebih-dekat-dengan-ovo-points-keuntungan-apa-yang-didapat/

“Ada 5 orang engineer OVO dan 2 orang desainer UI/UX Bareksa yang kami kerahkan untuk ikut membangun sistem Kartu Prakerja di bawah arahan Ibu Denni Puspa Purbasari, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja. Mereka bekerja bahu-membahu bersama engineer lain untuk memungkinkan peserta program mengakses, melakukan registrasi dan menerima dana bantuan secara online–hal yang sangat penting di masa masyarakat saat ini beraktivitas di rumah masing-masing”, katanya.

Karaniya optimistis Kartu Prakerja dapat berkontribusi secara signifikan dalam mengurangi tingkat pengangguran muda, yang jumlahnya sekitar 3,7 juta jiwa, dan membantu mereka meningkatkan kemampuan, pengetahuan serta kompetensi agar sesuai dengan kebutuhan  pasar saat ini, terkhusus setelah pandemi Covid-19 bisa diatasi.

Sebagai mitra resmi pembayaran digital program Kartu Prakerja, OVO mendapat amanat untuk menyalurkan dana insentif senilai Rp 600.000 setiap bulan, yang akan ditransfer dalam beberapa tahap selama empat bulan, ke akun uang elektronik para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dalam program ini.

Peserta akan memperoleh bantuan pelatihan senilai Rp 1 Juta untuk digunakan di Platform Digital Mitra.Melalui program Kartu Prakerja, peserta dapat mengikuti berbagai pelatihan yang dipersyaratkan industri yang ada dalam layanan Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker).

Dengan program Kartu Prakerja, peserta dapat memperoleh kemampuan baru untuk masuk di dunia kerja namun tetap menerapkan physical distancing lewat belajar online.

Tinggalkan Balasan