Perusahaan teknologi finansial (fintech) pembayaran nontunai, LinkAja berfokus meningkatkan penggunaan (usecase) dompet digitalnya dengan merambah banyak layanan transportasi. Setelah Gojek dan Bonceng, LinkAja hadir di aplikasi Grab.

Berdasarkan pantauan Nontunai, LinkAja bisa digunakan untuk layanan GrabBike, GrabCar, dan GrabExpress. Pengguna hanya perlu menambah metode pembayaran LinkAja di aplikasi Grab.

Pesaing Gojek dan Grab yakni Bonceng pun menggaet LinkAja untuk memberikan alternatif pembayaran kepada penggunanya. Namun, Pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Bonceng Faiz Nouval mengatakan, dompet digital itu belum resmi hadir di aplikasinya.

Penyebabnya, LinkAja belum menyerahkan Master Information Dashboard (MID) ke Bonceng. “Kami berharap segera (hadir secara resmi),” katanya.

Akhir bulan lalu, LinkAja juga resmi tersedia di aplikasi Gojek. Pengguna pun bisa menggunakan layanan perusahaan fintech berpelat merah itu untuk membayar GoRide hingga GoTix.

Vice President Corporate Communications Gojek Kristy Nelwan menegaskan, LinkAja resmi menjadi salah satu metode pembayaran non-tunai di ekosistem superapp Gojek. “Hal ini memberikan semakin banyak pilihan yang memudahkan konsumen,” kata dia.

Chief Technology Officer (CTO) LinkAja Arman Hazairin sempat mengatakan, perusahaannya menargetkan layanan pembayaran untuk transportasi massal selesai diuji coba seluruhnya pada kuartal keempat tahun ini. Dengan begitu, ia berharap lebih banyak konsumen bisa memakai LinkAja saat menggunakan transportasi umum pada akhir 2019.

Selain itu, ia tengah mengembangkan aplikasi mini yang memungkinkan apps lain terintegrasi dengan LinkAja. Konsep seperti ini mirip dengan Gojek dan Grab yang tengah mengembangkan SuperApp. Hanya, LinkAja fokus pada layanan pembayaran.

Saat ini, pengguna LinkAja mencapai 32 juta. Perusahaan dengan nama PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) ini pun menargetkan 100 juta pengguna pada 2020.

Layanan pembayaran LinkAja pun sudah bisa digunakan untuk transportasi seperti Blue Bird, KAI, Trans Semarang, Damri, Railink, Garuda Indonesia, Citilink, MRT, LRT di Palembang. Kini LinkAja menggandeng perusahaan penyedia layanan berbagi tumpangan (ride hailing) seperti Gojek, Grab dan Bonceng.

Tinggalkan Balasan