Bank Rakyat Indonesia mengajak masyarakat untuk mengurangi pemakaian uang tunai/cash dan menggencarkan transaksi nontunai untuk mengurangi risiko terpapar Covid-19.

Menurut Corporate Secretary BRI Amam Sukriyanto, ajakan kepada masyarakat ini untuk mendukung upaya pemerintah untuk menghadapi semakin mewabahnya virus Corona di Indonesia.

“Masyarakat dapat menggunakan layanan Internet Banking BRI, Mobile Banking BRI (BRImo) maupun aplikasi LinkAja dalam bertransaksi sehingga mengurangi kontak dengan uang tunai,” terangnya.

Hal tersebut sesuai dengan rekomendasi WHO. Dilansir dari The Sun, World Health Organization (WHO) menyarankan masyarakat untuk menggunakan sistem pembayaran nontunai untuk mengurangi dampak risiko penyebaran Covid-19.

Lalu bagaimana dengan yang terbiasa bergantung dengan uang tunai? Masyarakat tidak perlu khawatir karena selama mencuci tangan dengan bersih, maka risiko yang ada bisa dikurangi.

Selain itu, BRI juga telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup sehat (GERMAS). Sosialisasi terkait 10 anjuran dilakukan di seluruh unit kerja BRI kepada karyawannya.

Sepuluh anjuran tersebut adalah makan dengan seimbang, makan makanan yang dimasak sempurna, rajin berolahraga, cuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan lingkungan, tidak merokok, menggunakan masker atau tutup mulut dengan lengan atas bagian dalam bila batuk, menghindari makan daging dan hewan yang berpotensi menularkan, rajin berdoa, dan segera ke fasilitas kesehatan apabila mengalami masalah demam dan sesak nafas.

Tinggalkan Balasan