Pemerintah Kota Malang menginisasi pengoperasian pasar tradisional nontunai, yakni menerapkan teknologi digital, di Pasar Pintar Joyo Agung, untuk memberikan kemudahan bagi pedagang dan pembeli.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan melalui aplikasi malltronik yang dapat diunduh pada playstore di android. “Pembeli dapat langsung membeli barang tanpa harus mengeluarkan uang kontan,” ujarnya.

Menurut dia, para pedagang yang berjualan di Pasar Pintar Joyo Agung merupakan orang-orang yang sesungguhnya belum terbiasa untuk bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai. Berbeda halnya dengan generasi milenial yang telah terbiasa cashless.

Baca Juga: https://www.nontunai.com/bca-expoversary-2020-siap-manjakan-nasabah-dari-cashback-diskon-hingga-hadiah-langsung/

Karena itulah, diperlukan pembekalan atau edukasi secara berkelanjutan kepada para pedagang untuk membiasakan diri berjualan tanpa menggunakan uang tunai. Selain itu, fasilitas pendukung untuk kelancaran transaksi juga dibutuhkan di Pasar Pintar Joyo Agung.

“Pedagang ini bukan merupakan masyarakat milenial. Mereka memang pedagang tradisional sejak dulu, namun sekarang dilengkapi dengan kemudahan teknologi,” katanya.

Sutiaji berharap agar dengan adanya pasar ini masyarakat di wilayah Joyo Agung dapat lebih dimudahkan dalam memenuhi kebutuhannya.

“Saya ingin jika nantinya hal ini dapat ditiru dan dilaksanakan pada pasar-pasar rakyat lainnya” tandas Sutiaji.

Tinggalkan Balasan