Bank DKI menargetkan tahun ini produk nontunai berbasis kartu Jakcard bisa digunakan sebagai alat pembayaran tol.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini mengatakan, target penggunaan Jakcard untuk pembayaran akses tol diharapkan nantinya semakin mempermudah masyarakat menggunakan Jakcard sebagai akses one stop shopping.

“Bank DKI memastikan produk uang elektronik Jakcard sudah dapat digunakan di sejumlah area wisata. Terbaru, Jakcard sudah dapat dimanfaatkan sebagai alat pembayaran di Taman Impian Jaya Ancol khususnya pada Pintu Gerbang Utama (PGU) serta wahana Seaworld, Dufan, Atlantis dan Gelanggang Samudera,” ujar Herry.

Sebelumnya, sambung Herry, Jakcard juga sudah dapat digunakan di Taman Margasatwa Ragunan dan Monumen Nasional serta Kawasan wisata Kota Tua.

Untuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakcard Bank DKI dapat digunakan untuk pembayaran tiket masuk TMR, Children Zoo dan Pusat Primata Schmutzer.

Baca Juga: https://www.nontunai.com/begini-tata-cara-pengajuan-izin-dan-tahapan-proses-perizinan-penyelenggara-jasa-sistem-pembayaran/#

Sementara itu, di kawasan wisata Kota Tua, Jakcard juga dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran tiket masuk di Museum Fatahillah, Museum Seni Rupa dan Keramik serta Magic Art 3D Museum.

Sekadar diketahui, Bank DKI menargetkan produk uang elektronik berbasis kartu, Jakcard dapat digunakan untuk pembayaran jalan tol pada tahun 2020 menyusul keberhasilan penggunaan kartu tersebut sebagai akses pembayaran transportasi massal di Jakarta, seperti Transjakarta termasuk Mikro Trans, MRT, LRT dan Kereta Bandara/Railink.

Rencana penggunaan Jakcard sebagai alat pembayaran tol juga mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Rasyidi mendukung langkah tersebut. Menurutnya, target tersebut merupakan suatu keharusan yang ditetapkan Bank DKI sebagai sebuah inovasi memberikan kemudahan khususnya bagi para nasabah.

Rasyidi juga menyampaikan, dukungan yang diberikan mengingat transaksi non tunai telah berkembang menjadi gaya hidup kaum urban masa kini.

“Saya pikir rencana ini bagus sekali. Terlebih, memang saat ini untuk transaksi tol lebih menggunakan non tunai,” kata Rasyidi

Tinggalkan Balasan