Pemakaian pin membantu kita untuk melakukan pembayaran lebih aman saat memakai kartu kredit.

Namun, sayangnya, masih banyak pemakai kartu kredit belum sadar pentingnya memakai pin ini.

Padahal, sesuai dengan mandat Bank Indonesia, mulai 1 Juli mendatang, pemegang kartu kredit di Indonesia harus menggunakan PIN enam digit saat melakukan pembayaran dengan kartu kredit, karena autentikasi melalui tanda tangan tidak akan lagi diterima.

Baca Juga: Karena Pandemi, Volume Transaksi Kartu Kredit Turun Hingga 30%

Semua transaksi kartu kredit yang tidak menggunakan autentikasi PIN akan langsung ditolak oleh mesin Electronic Data Capture (EDC) di merchant.

Kartu kredit berteknologi contactless masih dapat digunakan untuk berbelanja tanpa perlu autentikasi PIN apabila nominal transaksi di bawah satu juta rupiah.

Sebab, menurut ENGINE Insights ditugaskan oleh Visa untuk melakukan studi Consumer Payment Attitudes 2019 guna memahami perilaku konsumen digital dalam rangka mendorong pembayaran elektronik yang lebih besar.

Studi Visa Consumer Payment Attitude terbaru memperlihatkan dua dari tiga masyarakat Indonesia telah mencoba bepergian tanpa uang tunai sama sekali selama beberapa hari, terutama konsumen Gen Y (71%) dan affluent (77%).

Minat ke depannya juga tinggi, di mana hampir tiga dari empat konsumen memprediksi penggunaan pembayaran nontunai mereka akan meningkat di tahun depan.

“Sejalan dengan tren nontunai tersebut, sangat penting bagi pemegang kartu kredit untuk segera mengaktifkan PIN kartu kredit sebelum tanggal 1 Juli untuk memastikan pembayaran lancar saat melakukan transaksi tatap muka. Ini tidak berlaku bagi transaksi contactless dengan nilai transaksi di bawah satu juta rupiah,” ujar Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman.

Tinggalkan Balasan