Direktur Konsumer PT Bank Bukopin Tbk Rivan A. Purwantono, mangatakan pihaknya ingin menjadikan aplikasi Wokee sebagai bagian dari lifestyle generasi milenial yang menginginkan kenyamanan dalam bertransaksi.

“Tidak dipungkiri lagi bahwa saat ini yang dibutuhkan para milenial adalah nyaman, mudah dan ekonomis. Itulah misi dari program Wokee Super Vaganza, yaitu untuk memberikan kemudahan bertransaksi non tunai bagi para pengguna Wokee. Berbagai kebutuhan transaksi mulai dari untuk kebutuhan kuliner hingga hobi dan rekreasi bisa dilakukan secara digital dan aman,” ujarnya dalam kegiatan penyelenggaraan Program Wokee Super Vaganza beberapa waktu lalu.

Program Wokee Super Vaganza adalah fitur pay by QR pada aplikasi Wokee. Bank Bukopin bekerja sama dengan perusahaan penyedia solusi pembayaran online PT Dimo Pay Indonesia ini untuk menyasar pengguna dari kalangan masyarakat perkotaan yang gemar menggunakan aplikasi digital dan cashless society.

Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh Direktur Konsumer PT Bank Bukopin Tbk Rivan A. Purwantono, General Manager Pengembangan Bisnis Konsumer & Digital PT Bank Bukopin Tbk Iman Hurustyadi, dan CEO PT Dimo Pay Indonesia Gregory Arka Soetrisnardi.

Rivan menjelaskan langkah Bank Bukopin dalam melengkapi aplikasi Wokee dengan fitur pembayaran pay by QR merupakan bukti komitmen Perseroan sebagai bank yang go digital dan juga membantu meningkatkan perekonomian lokal dengan mitra usaha.

Saat ini tren pembayaran dengan menggunakan kode Quick Response (QR) semakin popular, khususnya di kalangan generasi milenial. Walaupun cara pembayaran ini masih belum sebanding dengan cara pembayaran melalui kartu debit dan kartu kredit, akan tetapi dengan semakin meningkatnya pengguna pay by QR di kalangan generasi milenial, industri perbankan berlomba-lomba untuk beralih ke cara pembayaran by QR.

Iman Hurustyadi mengatakan sampai saat ini total downloader aplikasi Wokee telah mencapai 21 ribu pengguna. “Oleh karena itu kami semakin bersemangat untuk menaikkan jumlah merchant dan fokus untuk menggandeng lebih banyak merchant makanan siap saji ternama di Indonesia.” Ujar Iman.

Melalui fitur pay by QR para pengguna aplikasi Wokee akan mendapatkan potongan harga hingga 30% (syarat & ketentuan berlaku) di berbagai merchant yang bekerja sama dengan program Wokee Super Vaganza.

Pada program tersebut, pengguna Wokee juga akan mendapatkan promo potongan harga hingga 30% di toko buku Gramedia, kedai kopi The Coffee Bean and Leaf, toko roti Bread Life dan Amazone Family Entertainment Centre. Program promo tersebut berlaku sampai dengan bulan Mei 2019.

Khusus pada tanggal 12 Maret 2019, program Wokee Super Vaganza memberikan penawaran menarik menonton film Captain Marvel di XXI Kota Kasablanka dengan hanya membayar Rp1,- menggunakan aplikasi Wokee.

Saat ini sudah ada 2.200 outlet merchant nasional dan 420 merchant UMKM yang menerima pembayaran melalui Wokee pay by QR.

Bagi para pengguna aplikasi Wokee di luar Jakarta, Bank Bukopin juga telah menyiapkan program sejenis bekerja sama dengan berbagai merchant lokal untuk meningkatkan penetrasi jumlah transaksi.

Tentang Bank Bukopin

PT Bank Bukopin Tbk (“Bank Bukopin”) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perbankan. Didirikan pada tanggal 10 Juli 1970 dengan nama Bank Umum Koperasi Indonesia, Bank Bukopin tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2006 dengan kode emiten BBKP.

Bank Bukopin merupakan bank yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen Mikro, UKM, dan Konsumer serta didukung oleh segmen Komersial. Sesuai dengan moto “Memahami dan Memberi Solusi”, Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabah dengan melakukan modernisasi infrastruktur TI serta menyiapkan beragam produk dan layanan berbasis perbankan digital seperti aplikasi Bukopin Mobile, B Wallet, dan tabungan digital Wokee.

Per 31 Januari 2019, saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo (23,4%), KB Kookmin Bank (22,0%), Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia/KOPELINDO (11,3%), Negara RI (8,9%), dan Publik (34,4%).

Bank Bukopin beroperasi di 23 provinsi, dengan 43 kantor cabang utama, 175 kantor cabang pembantu, 104 kantor kas, dan 867 mesin ATM.

SUMBER: BUKOPIN

Tinggalkan Balasan