Kantin Sekolah di Mataram yaitu MPN 2 Mataram mulai melayani siswa yang berbelanja dengan menggunakan transakasi nontunai, begitu pula juga dengan koperasi. Transaksi menggunakan non tunai sebagai salah satu upaya sekolah memberikan edukasi kepada siswa untuk membiasakan berbelanja nontunai dan tidak ketinggalan dengan kemajuan teknologi.

“Supaya familiar dengan kemajuan dan perkembangan tekhnologi. Kedepanya berbelanja non tunai merambah berbagai sisi di SMPN 2 Mataram. Kantin dan koperasi SMPN 2 Mataram juga sudah membuat aturan sanggup transaksi online dan sanggup menegakkan aturan dan tata tertib sekolah,” kata Kepala SMPN 2 Mataram Mukh Nazuhi.

Dijelaskannya, dalam transaksi di kantin dan koperasi, siswa dan guru menggunakan non tunai. Siswa juga tidak perlu khawatir, karena setiap belanja, pihak kantin tidak akan mengurangi saldo uang yang dimiliki siswa, melainkan hanya dikurangi sesuai dengan nominal belanjanya. Adapun kartu yang digunakan siswa dan guru dalam bertransaksi secara non tunai, adalah BRIzzi yang merupkan  produk dari BRI.

“Siswa bayar pakai struk dan struk ini disimpan sama kantin,” terangnya.

Untuk proses selanjutnya, jika pihak kantin akan mengambil uangnya dapat mendatangi bank penampung yang ada dengan membawa struknya dan tidak serta merta di setiap kantin adanya alat pembayaran non tunai. 

“Bukan tiap kantin ada tempat gesek-gesek,” ujarnya.

Ia berharap melalui sistem transaksi non tunai ini semua siswa akan berpartisipasi dan dari perbankan akan lebih banyak memberikan manfaat. Tidak hanya sebatas finansial terhadap sekolah, melainkan akan mendukung setiap program yang ada di sekolah.

“Wali siswa sejak dini sudah merencanakan transaksi non tunai,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan