bank indonesia
bankindonesia.info

Bank Indonesia (BI) terus mendorong masyarakat semakin akrab dengan penggunaan alat transaksi nontunai agar manfaat nontunai yang disasar dapat tercapai.

Langkah itu dilakukan dengan merancang strategi elektronifikasi sistem pembayaran, salah satunya mengalihkan kebiasaan mereka dari transaksi tunai ke digital.

Berikut empat manfaat yang disasar Bank Indonesia sebagaimana diungkapkan Direktur Eksekutif Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional BI Pungky P Wibowo beberapa waktu lalu.

Manfaat ini memiliki urgensi tinggi karena berpengaruh langsung pada perkembangan ekonomi Indonesia.

Manfaat tersebut adalah:

  1. Transaksi nontunai secara langsung berdampak pada modernisasi infrastruktur keuangan dan memitigasi risiko transaksi ilegal seperti korupsi, pencucian uang, pembiayaan untuk aksi terorisme.
  2. Transaksi nontunai menurunkan shadow economy.
  3. Dengan nontunai, transaksi nasional jadi lebih efisien serta berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi baik dari segi konsumsi maupun kecepatan peredaran uang.
  4. Transaksi nontunai dapat meningkatkan efektivitas kebijakan moneter dalam hal mengelola jumlah uang yang disuplai.

BI juga terus melakukan transformasi bagi masyarakat yang masih transaksi secara tunai untuk menerima pembayaran nontunai melalui kerja sama dengan pemerintah.

Beberapa program tersebut di antaranya:

  • Bantuan sosial yang distribusinya secara nontunai,
  • Cash management system dalam dana desa
  • Penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
  • Elektronifikasi jalan tol
  • Pembayaran transportasi publik
  • Inklusi keuangan syariah yang salah satunya adalah penyaluran zakat.

Tinggalkan Balasan