Saat ini, kartu kredit mungkin sudah identik dengan gaya hidup. Di satu sisi, seseorang yang mempunyai kartu kredit sering dicap sebagai orang yang konsumtif alias suka belanja. Ituy karena tawaran promo dan cashback sering menimbulkan hasrat untuk belanja lebih dari apa yang dibutuhkan.

Jika tidak segera dikontrol, kartu kredit bisa menjadi malapetaka yang menyebabkan utang menumpuk. Jika ingin terhindar dari utang, sebaiknya gunakan kartu kredit secara bijak.

Anda harus bisa menerapkan trik jitu, agar pengelolaan kartu kredit yang dimiliki tepat sasaran. Sebagaimana dikutip dari nontunai.com, berikut beberapa tips menghindari pembengkakan tagihan kartu kredit.

  1. Pilih Limit Kartu Kredit Sesuai Pendapatan

Semua orang dapat mengajukan pembuatan kartu kredit, namun dengan syarat finansial harus memadai. Kondisi finansial dijadikan sebagai alat ukur kesanggupan membayar, agar pengguna terhindar dari tunggakan yang menumpuk.

Sebelum membuat kartu kredit, cobalah hitung ulang jumlah pendapatan Anda setiap bulan. Jika pendapatan pas-pasan, sebaiknya jangan mengajukan kartu kredit dengan limit besar.

Jangan hanya karena tuntutan gaya hidup, Anda jadi memaksakan diri, sampai bela-belain tidak makan demi membayar cicilan kartu kredit. Lebih baik sesuaikan limit kartu kredit dengan pendapatan. Caranya, minta bank memberikan limit yang tidak besar.

2. Atur Belanja Barang Kebutuhan Pribadi

Ilustrasi menggunakan kartu kredit (foto: shuttershock)

Siapa pun pasti suka berbelanja, apalagi kalau sedang ada diskon besar-besaran. Nah, tindakan inilah yang biasanya dapat merusak kondisi finansial.

Meskipun diskon, tak ada salahnya jika Anda mempertimbangkan dulu fungsi dan manfaat dari barang yang ingin dibeli. Kalau barangnya tidak terlalu dibutuhkan, lebih baik urungkan saja niat membelinya. Sehingga Anda tidak akan menyesal ketika nantinya menerima rincian tagihan kartu kredit dari barang yang dibeli namun tidak benar-benar dibutuhkan.

3. Bayar Tagihan Kartu Kredit Secara Penuh

Setelah menggesek kartu, jangan lupakan tanggung jawab Anda, yaitu membayar tagihan pada bulan berikutnya. Anda boleh saja membayar tagihan minimum, tapi jangan sampai pola itu dibiasakan.

Tindakan ini biasanya akan menyebabkan tagihan kartu kredit membengkak, karena sisa pembayaran di bulan sebelumnya akan dibebankan pada bulan berikutnya, ditambah suku bunga. Sebaiknya, bayar tagihan penuh seperti yang tertera pada struk pembayaran. Jika tidak sanggup membayar, lebih baik kontrol nafsu belanja, agar Anda tidak terjerumus pada utang kartu kredit.

4. Manfaatkan Program Cicilan Tanpa Bunga alias Cicilan 0%

Sebagian merchant atau toko kerap memberikan fasilitas 0% installment, atau cicilan tanpa bunga bagi pengguna kartu kredit. Nah, Anda bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk mengurangi tagihan yang harus dibayarkan setiap bulan. Apalagi kalau total tagihan cukup besar, mencapai jutaan atau bahkan belasan juta per bulan.

Dengan kemudahan ini, sudah seharusnya Anda menjadi lebih disiplin dalam membayar tagihan kartu kredit. Jangan pula menggunakan kartu kredit sesuka hati kalau ingin tagihan tak membengkak

5. Jangan Gunakan Kartu Kredit untuk Gali Lubang Tutup Lubang

Kartu kredit memang bisa digunakan untuk tarik tunai. Tapi, bukan berarti Anda mudah melakukan tarik tunai dengan kartu kredit, sebab beban bunga yang dikenakan biasanya lebih besar ketimbang untuk belanja.

Jika sesekali Anda perlu melakukan tarik tunai dengan kartu kredit, itu sah-sah saja, apalagi bila dalam kondisi terdesak. Namun jangan biasakan melakukan tarik tunai kartu kredit hanya untuk menutup atau membayar tagihan kartu kredit lainnya.

Tinggalkan Balasan