Transaksi drive-thru dengan pembayaran nontunai di restoran cepat saji di Indonesia naik selama berlakunya imbauan menjaga jarak fisik demi memutus penyebaran virus corona baru Covid-19. Di restoran McDonald’s, misalnya, transaksi nontunai lewat layanan drive-thru naik empat kali sejak hari pertama pengumuman pandemi corona.

Hal tersebut berasal dari data Youtap, perusahaan penyedia teknologi transaksi digital. Rata-rata nilai transaksi non tunai harian pada layanan drive-thru McDonald’s juga naik hingga sekitar 170 persen.

Saat ini, McDonald’s menitikberatkan pada layanan McDelivery, drive-thru dan take-away yang semuanya tanpa kontak langsung untuk mendukung langkah pemerintah dalam melakukan social distancing guna mencegah laju penyebaran Covid-19.

Baca Juga: https://www.nontunai.com/masyarakat-indonesia-makin-suka-transaksi-digital-dan-nontunai/

Youtap Indonesia telah mengembangkan solusi digital untuk McDonald’s Indonesia, yang sudah terintegrasi dengan beberapa penerbit uang elektronik, seperti LinkAja, ShopeePay, dan juga dengan aplikasi reward Cashback.

Solusi dengan scanner khusus ini telah terintegrasi untuk transaksi di kasir counterself ordering kiosk (SOK), dan drive-thru. Metode transaksi ini diklaim sangat aman digunakan pada saat pandemi Covid-19 dimana transaksi dilakukan nontunai yang tanpa kontak dan pertukaran media.

“Solusi digital non-tunai dari Youtap sangat mendukung inisiatif non tunai kami dan memberikan keleluasaan kepada pelanggan dalam melakukan pembayaran,” kata Yanti Lawidjaja, Direktur IT dan Keuangan dari McDonald’s Indonesia

Dengan transaksi yang cepat dan aman melalui solusi Youtap ini, menurut Yanti, pihaknya juga melihat kenaikan yang signifikan untuk penggunaan nontunai pada transaksi drive-thru di masa pandemi.

Tinggalkan Balasan