Hari belanja online nasional (Harbolnas) menjadi momen yang ditunggu-tunggu para penggemar belanja online. Tahun ini, Harbolnas akan digelar pada 12 Desember besok dan dikenal sebagai 12.12 Flash Sale.

Saat even tiba ,ratusan penyelenggara e-commerce berlomba-lomba menggaet pelanggan dengan menawarkan berbagai promo gila-gilaan. Sedikitnya ada 254 e-commerce yang bakal memberikan promo gila-gilaan dan bermacam penawaran.

Salah satu promo yang ditawarkan adalah pemberian cashback. Banyak platform e-commerce yang gencar memberikan cashback guna menarik minat pelanggan. Tidak hanya penyelenggara e-commerce, beberapa penyedia jasa pembayaran nontunai pun turut memanfaatkan promo ini.

Mengutip protal belanja Shopback, berdasarkan Laporan dari Nielsen pada 2016, pemberian promo dalam bentuk cashback  menduduki peringkat teratas kebutuhan pasar bagi perusahaan untuk menarik hati pelanggan.

Survei yang baru-baru ini dilakukan Shopback, terhadap lebih dari 5.600 responden di lima kota besar di Indonesia (Jabodetabek, Bandung, Medan, Surabaya dan Makassar), menunjukkan bahwa potongan harga menjadi promo yang paling disukai dan dipercaya masyarakat dengan persentase 41%, diikuti dengan cashback (37%), buy 1 get 1 (13%), dan hadiah langsung (8%).

Survei yang dilakukan protal belanja online ini juga menyatakan bahwa lebih dari setengah responden (51,6%) mengaku menggunakan aplikasi nontunai saat ada promo cashback berlangsung.

“Saat ini, baik pelaku e-commerce maupun bisnis digital lain berlomba-lomba untuk memikat hati pengguna menggunakan layanan mereka. Promo, cashback rewards dinilai sebagai bentuk loyalty program yang dapat menarik pengguna baru serta mempertahan pengguna lama,” ujar Country Head of Shopback Indonesia, Indra Yonathan.

Tercatat ada banyak penyedia pembayaran nontunai di Indonesia, namun berdasarkan hasil survei,GO-PAY dan OVO menjadi aplikasi pembayaran nontunai yang paling banyak digunakan responden, dengan persentase masing-masing 41,6% dan 29.7%.

Yonathan menambahkan,promo potongan harga memang selalu menjadi pemikat masyarakat untuk berbelanja, baik di toko offline maupun toko online.

“Namun saat ini,rewards cashback perlahan mulai menarik perhatian masyarakat, terutama mereka yang suka berbelanja online. Data dari Shopback juga menunjukkan bahwa rewards cashback menjadi alasan utama yang mempengaruhi masyarakat Indonesia untuk berbelanja lewat platform online, diikuti potongan harga di urutan kedua dan promo bebas ongkos kirim di urutan ketiga.”

Tidak hanya pada platform online, promo cashback hingga 30% juga menjadi promo restoran paling menarik bagi responden dibanding promo buy 1 get 1 dan voucher potongan harga hingga 50% di pembelian selanjutnya.

Berdasarkan data survei yang sama, setidaknya 70,2% responden mengaku dalam satu bulan terakhir melakukan transaksi 1 sampai 10 kali di platform e-commerce karena tertarik dengan reward cashback yang diberikan, dan 19,1% melakukan transaksi sebanyak10-20 kali.

Menariknya lagi, jika dilihat berdasarkan gender, pria lebih tertarik dengan promo rewards cashback, sedangkan wanita lebih tertarik dengan promo diskon.

Namun di balik ketertarikan terhadap rewards cashback, ternyata ada beberapa hal yang menjadi kekurangan cashback di mata responden, yakni: tidak dapat ditarik tunai (52,7%), hanya bisa digunakan untukpembelanjaan berikutnya di platform yang sama (32%), serta proses verifikasi terlalu lama (19,8%).

Tinggalkan Balasan