Grab Indonesia menggalang donasi untuk pekerja informal di Jabodetabek yang terdampak pandemi Covid-19. Kembali menggandeng Tokopedia dan OVO, hasil donasi dari kampanye bertajuk ‘Patungan untuk Berbagi THR’ itu akan disalurkan dalam bentuk sembako.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen perusahaan yang tetap beroperasi agar pelanggan Grab memiliki momen Ramadan yang membahagiakan.

“Jelang Ramadan seperti saat ini menjadi momen yang tepat untuk membangun kolaborasi, solidaritas, dan semangat berbagi sesama manusia. Melalui Patungan untuk Berbagi, membantu masyarakat mengantarkan bantuan bagi pekerja sektor informal yang membutuhkan,” ujar Neneng.

Baca Juga: https://www.nontunai.com/simak-alasan-grab-luncurkan-kartu-nontunai-grabpay/

Neneng melanjutkan, pengguna Grab, Tokopedia, serta OVO dapat ikut andil untuk berderma secara digital dari ponsel pintar masing-masing. Dengan begitu, masyarakat dapat menyalurkan donasi dengan nyaman tanpa perlu ke luar rumah.

“Untuk memastikan kontak dan keterlibatan uang tunai secara minimum, dana yang berhasil dihimpun akan dibelanjakan dengan sistem pembayaran nontunai OVO; sementara paket sembako akan dikirimkan oleh layanan kurir instan GrabExpress, langsung ke penerima manfaat,” tambahnya.

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra mengatakan pihaknya akan terus mengedukasi pentingnya transaksi dan donasi nontunai, terutama di masa-masa yang luar biasa sulit ini, untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui uang tunai.

“Dengan menggunakan platform digital, implementasi kampanye ini diharapkan memungkinkan dan memfasilitasi masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi, berkontribusi dan berbagi kebaikan di bulan suci Ramadan,” ujar Karaniya.

Sementara itu, COO Tokopedia Melissa Siska Juminto menambahkan penggunaan teknologi dapat mendorong lebih banyak orang Indonesia untuk berpartisipasi dalam membantu orang lain, terutama mereka yang bekerja di sektor informal dan kehilangan pendapatan mereka karena pandemi Covid-19.

“Di Patungan untuk Berbagi THR kali ini, kami mendorong gerakan donasi tanpa kontak, mulai dari pengumpulan dana, pesanan barang, hingga pengiriman bantuan yang dilakukan dengan pembatasan kontak secara optimal,” ujar Melissa.

Sebagai informasi, selain menghimpun dana donasi masyarakat, ketiga perusahaan digital tersebut juga berkomitmen untuk melipatgandakan setiap donasi yang terkumpul sampai dengan Rp1,5 miliar.

Tinggalkan Balasan