GoPay dan Institut Musik Jalanan (IMJ) perkenalkan manfaat transaksi nontunai lewat teknologi kode QR GoPay kepada para musisi jalanan di wilayah Yogyakarta.

Kini, masyarakat bisa lebih mudah mengapresiasi seniman jalanan tanpa harus repot mencari uang tunai di saku celana atau dompet. 

Sebagai langkah awal, GoPay dan IMJ bagikan kode QR kepada 100 musisi jalanan Yogyakarta yang telah melewati proses seleksi dari IMJ. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari kerja sama GoPay dengan IMJ serta upaya keduanya dalam meneruskan komitmen untuk membantu musisi jalanan naik kelas lewat literasi dan inklusi keuangan. 

Sebelumnya, GoPay dan IMJ telah sukses memperkenalkan manfaat transaksi nontunai lewat kode QR GoPay kepada ratusan musisi jalanan di Jakarta dan Semarang.

Senior Manager Consumer PR GoPay, Deviani Wulandari mengatakan pihaknya berusaha merangkul dan memberdayakan lebih banyak lapisan dengan menghadirkan manfaat teknologi pembayaran nontunai di berbagai bidang, termasuk untuk para musisi jalanan. 

“Lewat inisiatif ini, kami ingin agar para musisi jalanan tidak hanya bisa semakin mudah menerima apresiasi dari masyarakat, namun juga memiliki akses terhadap layanan keuangan formal. Sebelumnya inisiatif ini sudah kami lakukan di Jakarta dan Semarang, dan kini mereka yang telah mendapatkan kode QR sudah bisa menerapkan tahap awal perencanaan keuangan dengan menabung serta memiliki catatan transaksi pendapatan mereka sehari-hari. Bahkan, mereka sudah dapat membayar BPJS lewat GoPay,” ungkapnya.

Deviani menambahkan bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan yang jatuh pada Oktober ini, GoPay ingin agar manfaat pembayaran nontunai bisa dirasakan oleh semakin banyak masyarakat.

“Yogyakarta kami pilih karena melihat potensi talenta musik dan kebudayaan lokal di Yogyakarta, di mana banyak musisi jalanan berbakat, seperti pemain angklung, yang sudah sering bermain dan menjadi bagian dari budaya angkringan khas Yogyakarta,” sambung dia. 

Dalam menjalankan upaya tersebut, IMJ digandeng sebagai rekan kolaborasi melihat pengalaman mereka dalam merangkul serta memberdayakan para musisi jalanan. IMJ sendiri merupakan komunitas musisi jalanan yang diinisiasi oleh aktivis sosial Andi Malewa sejak 2014. 

Dengan bergabung di IMJ, sejumlah musisi jalanan mendapatkan kesempatan bimbingan langsung dari musisi tanah air sekaligus dosen tetap IMJ, yakni Ridho Hafiedz (SLANK) dan Glenn Fredly. Sebelum mendapatkan kode QR GoPay, musisi jalanan harus terlebih dahulu lulus mengikuti program standardisasi IMJ seperti persyaratan kesehatan (anti narkoba) dan menunjukkan kelakuan baik. 

Selain mendapatkan kode QR GoPay, musisi jalanan yang telah lolos seleksi juga akan memiliki rekening tabungan bank. Pada kehadiran GoPay dan IMJ di Yogyakarta kali ini, IMJ mengumpulkan berbagai ikon musisi Malioboro seperti Terang Bulan, Astro Akustik, Grup Angklung Carehal, hingga nolkmkustik yang telah lulus proses seleksi IMJ untuk mendapatkan kode QR GoPay.

“Selama hampir enam tahun saya mendampingi perjalanan rekan-rekan musisi jalanan di Indonesia untuk mengeksplorasi bakat dan kemampuan bermusik mereka, saya melihat kerja sama dengan GoPay ini semakin menegaskan keyakinan saya bahwa jika mereka serius dalam bermusik maka musik dapat menjadi pilihan hidup yang menjanjikan bagi mereka. Dengan kini para musisi jalanan bisa mendapatkan manfaat dari kode QR GoPay dan digandeng oleh ekosistem Gojek, saya percaya bahwa hal ini tidak hanya akan memudahkan mereka dalam mencari nafkah namun juga diharapkan bisa turut mendorong mereka untuk terus berkarya. Hal ini sendiri sudah terlihat dari tingginya antusiasme yang kami terima dari kalangan musika di berbagai kota sejak inisiatif dengan GoPay ini kami mulai jalankan di Jakarta dan Semarang,” ungkap Andi Malewa. 

Tinggalkan Balasan