Demi meningkatkan transaksi nontunai, OVO lakukan kerja sama dengan Universitas Surabaya (UBAYA) dan Universitas Sebelas Maret (UNS). Kerja sama tersebut dalam rangka untuk melengkapi ekosistem OVO yang kini telah merambah berbagai industri seperti transportasi, ritel, e-commerce, pusat perbelanjaan, hingga rumah sakit dan operator parkir terkemuka.

Direktur, OVO, Johnny Widodo mengatakan generai muda adalah generasi penting bagi OVO. Dengan hadir ke tengah-tengah tempat beraktivitas utana mahasiswa, maka diharapkan OVO secara langsung dapat menjadi katalis transaksi non-tunai.

“Saat ini, OVO sudah bisa digunakan di lingkungan kampus untuk pembelian buku/modul kuliah, kantin, koperasi, bazaar mahasiswa, hingga pembayaran wisuda,” ujar Johnny.

Hingga saat ini, metode pembayaran digital OVO telah ada di berbagai universitas terkemuka di Indonesia, termasuk Universitas Surabaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Pelita Harapan, UNIKA Widya Mandala, Universitas Ciputra, Perbanas Institute, Universitas Kristen Petra, dan UNIKA Soegijapranata.

Selain menjadi penyedia pembayaran digital di lingkungan kampus, OVO juga secara aktif melakukan sosialisasi tentang teknologi finansial di berbagai daerah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital di kalangan millennials sebagai bagian dari kerja sama.

Saat ini OVO tersedia di 303 kota di seluruh Indonesia dan menjadi satu-satunya platform dengan pembayaran yang paling banyak diterima di toko-toko ritel offline, platform O2O dan e-commerce.

OVO telah hadir di 90% mal di Indonesia, termasuk hypermarket, department store, kedai kopi, bioskop, operator parkir dan jaringan rumah sakit terkemuka. OVO, melalui aplikasi Grab, juga menjadi solusi terbaik untuk menikmati layanan digital seperti transportasi dan pemesanan makanan. OVO juga tersedia dalam aplikasi Kudo dan 1,7 juta agennya.


Sebagai informasi, OVO merupakan platform pembayaran digital, rewards dan layanan finansial terdepan di Indonesia. Kini, kami telah melayani lebih dari 60 juta masyarakat kelas menengah di dalam ekosistem kami dengan uang elektronik yang bisa digunakan untuk mengakses pembayaran, transfer, top up dan tarik dana, serta manajemen aset dan investasi. OVO diterima di lebih dari 294 kota di Indonesia dan kami berkomitmen untuk membangun perusahaan pembayaran dan teknologi finansial terbesar di Indonesia.

Tinggalkan Balasan