Bank Rakyat Indonesia (BRI) Wilayah Malang resmi me-launching e-retribusi, e-invoice, e-parkir, dan agen BRIlink untuk Mall Dinoyo City dan Pasar Terpadu Dinoyo (PTD), pada (15/12) lalu.

Menghadirkan lebih dari 300 pemilik maupun penyewa tenant, agenda ini sebagai salah satu upaya BRI untuk meningkatkan transaksi nontunai di wilayah pasar.

Wakil Pimpinan Wilayah (Wapinwil) BRI Malang Satria Alexander mengungkapkan, ada banyak kemudahan jika masyarakat menggunakan berbagai aplikasi ini. Seperti, e-Invoice diperuntukkan sebagai alat pembayaran sewa tenant. Jadi cukup men-download BRI Smart Billing, penyewa tenant dapat melakukan pembayaran tagihan dari rekening BRI maupun dari rekening bank lain.

”Kami ingin kedua belah pihak sama-sama dipermudah. Baik manajemen Mall Dinoyo maupun penyewa tenant,” paparnya.

Sementara itu, e-Retribusi diperuntukkan bagi pemilik maupun penyewa bedak di PTD. Masing-masing penyewa cukup men-download aplikasi LinkAja, lalu scan barcode dan secara otomatis sudah terbayar. Riwayat pembayarannya pun bisa dilacak kembali.

”Bagi pedagang yang tidak memiliki smartphone, juga disiapkan Brizzi, yang nantinya bisa di-tap atau dibayarkan saat petugas retribusi keliling membawa EDC BRI,” ujar Alex.

Untuk e-Parkir juga bakal memudahkan pengunjung Mall Dinoyo maupun PTD. Yakni dengan memiliki dan menggunakan Brizzi (uang elektronik milik BRI) bisa untuk bayar parkir maupun belanja di berbagai tenant mal atau tempat lain yang sudah tersedia EDC BRI. Cara top up-nya pun mudah, bisa melalui BRIMO, mobile banking, ATM BRI maupun layanan lainnya yang sangat mudah ditemui di mana saja.

Sedangkan untuk Agen BRILink yang ada di Mall Dinoyo bakal memudahkan masyarakat yang ingin melakukan layanan transaksi finansial maupun nonfinansial. ”Karena BRILink ini kepanjangan tangan dari BRI, jam operasionalnya pun mengikuti jam operasional mal. Jadi, masyarakat tak perlu mengantre dan menghabiskan banyak waktu di BRI,” terangnya.

Alex menambahkan, saat ini BRI sangat fokus untuk meningkatkan transaksi cashless. Salah satu upayanya melalui agenda kemarin, yakni ada lebih dari 300 tenant Mall Dinoyo yang akan menerapkan transaksi nontunai. Dia menyebutkan ini juga salah satu upaya BRI untuk meningkatkan literasi masyarakat agar paham terkait produk perbankan.

”Komitmen kami juga terus mengembangkan UMKM. Saat ini ada sekitar 10 ribu UMKM yang naik kelas. Selanjutnya, kami juga berharap teman-teman pasar maupun tenant mal ini juga naik kelas. Dan kami berharap serta optimistis melalui kerja sama ini, Mall Dinoyo dan PTD bakal menjadi percontohan cashless di Jatim maupun di Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan