Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua, Naek Tigor Sinaga mengatakan bahwa persiapan uang tunai menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tahun ini diakuinya tidak terlalu signifikan, Hal tersebut dikarenakan, pihak BI Perwakilan Provinsi Papua berupaya untuk mendorong dan berharap sebagian besar aktivitas transaksi dilakukan dengan nontunai.

“Sedangkan uang tunai yang nanti kami siapkan belum pasti jumlahnya, tapi pada intinya angkanya tidak akan terlalu melonjak,” ujar Sinaga.

Kata Sinaga, bahwa pihaknya akan mendorong ke depan agar merchant-merchant seperti penjual souvenir dan sebagainya itu tidak menggunakan uang tunai tetapi akan bisa menggunakan non tunai dengan melalui program QRIS.

“Program ini akan kita perkenalkan mulai 1 Januari , sehingga tidak ada lagi nanti transaksi non tunai tetapi dengan menggunakan QRIS saja dimana dengan meng-Scan link aja cukup alias tidak mempersulit,” paparnya.

Hal tersebut diakuinya akan lebih mempermudah masyarakat khususnya para tamu PON dalam bertransaksi apalagi dengan nominal yang sangat banyak tentu dari segi keamanan sangat menjamin dan menjanjikan.

“Metode ini akan mempermudah agar masyarakat juga bisa terlayani dengan baik dan juga tidak lagi pusing harus menggunakan  edisi Bank A atau B, tapi cukup dengan menggunakan kartu kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN),” ujarnya.

Lanjut Sinaga, kami melihat bahwa walaupun kebutuhan uang tunai nanti akan meningkat tapi kami akan mengkompensasikan dengan nontunai. memang perlu kita antisipasi karena nanti para atlet dan official sebagiannya itu saya rasa sudah dibekali untuk menggunakan alat non.

Untuk tahun 2020 ini pihaknya hanya menyiapkan kurang lebih 5M uang tunai untuk kebutuhan harian besar keagamaan baik itu Lebaran, Jelang Natal, maupun PON Papua.

“Kalo kita perkirakan transaksi tunai nanti akan diperkirakan puluhan bahkan ratusan Miliar, akan tetapi saya yakin sebagian besarnya mengunakan Nontunai seperti pembayaran hotel,honor atlet dan yang lainya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan