Korps Lalu Lintas Polri tengah mengupayakan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) baru berbentuk kartu untuk menggantikan wujud STNK kertas persegi panjang yang beredar di masyarakat selama ini, nantinya data kendaraan dan pemilik yang tersimpan di dalam cip STNK kartu dan memiliki fungsi sebagai alat pembayaran mulai transaksi tol nontunai, parkir, hingga belanja.

Wacana menghasilkan STNK baru ini muncul tak sampai dua bulan setelah polisi meluncurkan Smart SIM (surat izin mengemudi) yang ditanamkan fitur uang elektronik.

“Tapi ini masih dalam pembahasan lebih lanjut,” kata Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Brigadir Jenderal Halim Pagarra.

Halim mengatakan STNK berupa kartu juga sudah digunakan di beberapa negara lain. Di antaranya Finlandia, Bulgaria, Ukraina, dan Belanda.

Sebelum STNK, kepolisian juga sudah menerbitkan SIM dalam bentuk kartu. Cip dalam SIM berbentuk kartu itu mencatat berbagai informasi terkait data forensik pemilik SIM, sampai dengan jumlah pelanggaran berlalu lintas. SIM yang dinamai Smart SIM ini dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan bisa menyimpan saldo maksimal sebesar Rp2 juta.

Tinggalkan Balasan