Memiliki kartu kredit bukan hal yang baru lagi, terutama bagi masyarakat di kota-kota besar. Fungsinya pun semakin beragam, dan bahkan kini jauh lebih praktis. Segala jenis transaksi bisa dilakukan cukup dengan sekali gesek. Namun, bagaimana jika kemalangan datang dan kartu kredit kamu hilang? Simak hal-hal yang perlu dilakukan saat kartu kredit hilang.

Walaupun memakai kartu kredit terkadang dinilai konsumtif, namun pertumbuhan jumlah pengguna instrumen pembayaran ini justru semakin meningkat. Tak jarang pula seseorang memiliki kartu kredit lebih dari satu. Belum lagi tawaran berbagai promo dari merchant-merchant yang bekerja sama dengan kartu kredit itu sendiri. Menggiurkan sekali, bukan?

Ilustrasi penggunaan kartu kredit (foto: mediakonsumen.com)

Selain harus konsisten membayar tagihannya setiap bulan, menjaga kerahasiaan data yang tersimpan beserta kondisi fisiknya pun tidak kalah penting. Tapi bagaimana kalau tiba-tiba kartu kredit kamu hilang? Demi keamanan keuangan kamu, perhatikan 4 langkah berikut ini dari nontunai.com

Minta bank untuk blokir kartu

Pertama, segera telepon pihak bank untuk membuat laporan kehilangan. Kamu laporan kehilangan kartu kredit ini, umumnya pihak bank akan menanyakan identitas kamu, nomor kartu kredit, masa berlaku, nominal transaksi terakhir, dan sebagainya.

Lalu saat itu juga, minta lah pemblokiran kartu. Jika sudah diblokir, siapapun yang menemukannya tidak akan dapat bertransaksi dengan kartu kredit kamu tersebut.

Buat laporan ke kantor polisi

Selanjutnya buat laporan kehilangan ke kantor polisi. Karena biasanya pihak bank akan meminta surat bukti kehilangan dari kepolisian ketika kamu ingin mengajukan pembuatan kartu baru.

Caranya mudah, datang saja ke kantor polisi setempat dan katakan ke petugas bahwa kamu hendak membuat laporan kehilangan kartu kredit. Biasanya saat mendata, polisi yang bertugas akan mengajukan beberapa pertanyaan seperti dimana persisnya kartu hilang dan pukul berapa.

Pembuatan laporan ini tidak bisa diwakilkan, jadi harus kamu selaku pihak kehilangan yang harus mengurusnya sendiri.

Tutup kartu kredit

Meski sudah diblokir, tidak ada salahnya jika setelah itu kamu meminta pihak bank untuk menutup kartu kredit. Dalam proses ini, kamu harus mengingat kapan tanggal kartu kredit tersebut hilang sampai kartu kredit resmi ditutup.

Jika nomor kartu kredit kamu terdaftar di beberapa e-commerce, jangan lupa menghapusnya juga. Hal ini penting dilakukan agar segala transaksi baik pemasukan ataupun penagihan masuk ke kartu kredit yang lama.

Ajukan kartu kredit baru

Ketika surat tanda kehilangan sudah di tangan, sekarang kamu bisa langsung mengajukan pembuatan kartu kredit pengganti kepada bank. Melalui layanan customer service, pihak bank kemudian hanya tinggal memverifikasi data pribadi kamu dan membuatkan kartu kredit yang baru.

Kartu tersebut nantinya akan dikirim ke alamat tempat tinggal, biasanya dalam 24 jam. Namun sebelum itu, pastikan semua tagihan di kartu kredit lama sudah lunas semua. Kalau belum lunas, mau tidak mau kamu harus membayarnya bersamaan dengan waktu pembuatan kartu kredit baru.

Tinggalkan Balasan