Amankan kartu kredit Anda. Jangan beritahukan nomor cvv nya

Gaya hidup syariah atau halal lifestyle sudah menjadi tren masyarakat Indonesia dewasa ini. Banyak orang berhijrah dari produk keuangan konvensional kepada produk-produk syar’i berdasarkan prinsip dan hukum Islam. Produk keuangan syariah ini tentu saja tanpa embel-embel bunga alias bebas dari riba.

Salah satu produk keuangan yang digenjot perbankan syariah adalah kartu kredit. Kartu kredit syariah di Tanah Air makin bertebaran. Saling adu gesek atau transaksi untuk mencetak kinerja positif dan mengantongi laba.

Fungsi kartu kredit syariah dan konvensional sebetulnya sama saja, sebagai alat pembayaran non-tunai, seperti berbelanja di merchant maupun toko onlinemakan minum di restoran yang bekerja sama, tarik tunai di mesin ATM.

Fatwa Kartu Kredit Syariah dari DSN-MUI

Kartu kredit syariah diatur dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 54/DSN-MUI/X/2006 tentang Kartu Kredit Syariah atau Syariah Card. Menurut fatwa tersebut, Syariah Card adalah karu yang berfungsi seperti kartu kredit yang hubungan hukum (berdasarkan sistem yang sudah ada) antara pihak berdasarkan prinsip syariah.

Syariah card dibolehkan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam fatwa ini,” bunyi fatwa kedua Nomor 54/2006.

Pilihan Kartu Kredit Syariah Untukmu

Buat kamu yang bingung memilih kartu kredit syariah, berikut rekomendasinya:

1 BNI Syariah Hasanah Card Gold

  • Fasilitas cicilan tetap dalam periode waktu tertentu
  • Bisa gesek di lebih dari 29 juta tempat yang berlogo MasterCard di seluruh dunia
  • Setiap belanja Rp2.500 atau kelipatannya, dapat satu poin rewardI dan dapat ditukar hadiah langsung tanpa diundi
  • Iuran tahunan Rp240.000 (kartu baru), Rp120.000 (kartu tambahan)
  • Tidak ada denda dan biaya admin keterlambatan, serta biaya penarikan tunai minimum
  • Syarat daftar minimal pendapatan Rp5.000.000 per bulan, usia min 21 tahun dan maks 65 tahun, tidak wajib punya kartu kredit sebelumnya

2. BNI Syariah Hasanah Card Premium

  • Fasilitas cicilan tetap
  • Bisa gesek di lebih dari 29 juta tempat yang berlogo MasterCard di seluruh dunia
  • Setiap belanja Rp2.500 dan kelipatannya, dapat satu poin reward dan dapat ditukar hadiah langsung tanpa diundi
  • Fasilitas free airport lounge di beberapa bandara di Indonesia dan asuransi kecelakaan dalam perjalanan
  • Iuran tahunan Rp600.000 (kartu baru) dan Rp300.000 (kartu tambahan)
  • Tidak ada denda dan biaya admin keterlambatan, serta biaya tarik tunai minimum
  • Syarat pengajuan minimal pendapatan Rp4.170.000 per bulan, usia min 21 tahun dan maks 65 tahun, tidak wajib punya kartu kredit sebelumnya.

3. CIMB Niaga Syariah Gold Master Card

  • Gratis iuran tahunan seumur hidup untuk kartu utama
  • Untuk kartu tambahan, biaya tahunan Rp150.000
  • Biaya penarikan tunai minimum Rp50.000 per transaksi
  • Batas tarik tunai per hari 50% dari limit kartu
  • Nilai tukar kompetitif untuk transaksi dengan mata uang asing, transaksi belanja, dan tarik tunai di luar negeri
  • Setiap transaksi ritel senilai Rp5.000 akan dapat satu poin Xtra. Poin yang terkumpul dapat ditukar dengan voucher belanja, mileage penerbangan, atau lainnya.
  • Untuk transaksi ritel dengan kartu kredit ini senilai minimum Rp500.000 dapat diubah jadi cicilan tetap dan biaya ringan
  • Syarat pengajuan: Pendapatan bulanan paling kecil Rp3.000.000, usia min 21 tahun dan maks 65 tahun, tidak wajib punya kartu kredit sebelumnya.

Pengeluaran Bisa Lebih Hemat

Sama dengan kartu kredit konvensional, bank penerbit kartu kredit syariah juga menawarkan berbagai promo menarik untuk menjaring nasabah, termasuk generasi milenial. Khususnya bagi mereka yang ingin menerapkan prinsip syar’i.

Dengan promo kartu kredit syariah, belanja, makan di restoran, jajan kopi, atau transaksi lainnya bisa jauh lebih hemat dibanding menggunakan uang tunai maupun kartu debit. Tapi ingat, gunakan kartu kredit secara bijak dan disiplin membayar tagihannya, sehingga tidak terbelenggu tumpukan utang.

Tinggalkan Balasan