WhatsApp Payment (steemit.com)

Setelah lama diisukan, WhatsApp akhirnya benar-benar merilis fitur pembayaran nontunai bernama “WhatsApp Payment”. Kamis (8/2/2018) lalu, penyedia layanan percakapan itu mulai melakukan ujicoba di India, melibatkan beberapa akun terpilih yang memiliki akses ke WhatsApp Payment (WAP) versi beta.

Fitur pembayaran WhatsApp Payment sendiri menggunakan sistem Unified Payments Interface (UPI) yang sudah digunakan oleh banyak bank di dunia. UPI menawarkan fasilitas pengiriman uang antar-bank dengan mudah dan cepat, tanpa perlu menyertakan informasi bank tambahan.

Beberapa bank di India sudah terhubung dengan WhatsApp Payment, di antaranya State Bank of India, ICICI Bank, HDFC Bank, dan Axis Bank.

Izin operasional dari pemerintah setempat sudah dikantongi WhatsApp sejak Juli 2017 lalu. Perusahaan milik Facebook itu membutuhkan waktu kurang lebih setengah tahun untuk mengembangkan fitur pembayaran WAP, sampai akhirnya dirilis versi betanya ke pengguna terpilih.

Dengan total pengguna mencapai 1,5 milyar, wajar saja WhatsApp berambisi memiliki fitur nontunai yang sedang menjamur di era fintech saat ini. Aplikasi percakapan ini juga tidak mau ditinggal raksasa digital lainnya, seperti Google yang sudah lebih dulu meluncurkan fitur pembayaran Google Tez.

Ujicoba WAP di India cukup masuk akal, karena pengguna WA di negara itu mencapai 200 juta orang. Untuk sementara, WAP terbatas untuk transaksi uang antar-pengguna, alias peer-to-peer. Pengguna belum bisa melakukan transaksi ke merchant pihak ketiga.

Tinggalkan Balasan