Sebelum Kedatangan “Debt Collector”, Kenali 8 Etika Penagihan ini

pixabay.com

Para pemilik kartu kredit tentu sudah tahu profesi yang satu ini: debt collector. Benar, mereka adalah pihak ketiga yang ditunjuk oleh bank untuk menagih utang kartu kredit.

Debt collector diminta oleh bank jika pemilik kartu kredit tidak membayar utang dalam jangka waktu cukup lama sehingga utang kartu kredit itu masuk kategori macet. Selain menagih utang yang menumpuk, para debt collector akan menagih jika pemilik kartu kredit tidak memberikan informasi atau kabar kapan akan membayar tagihan.

Namun sering terjadi, banyak pemilik kartu kredit merasa ketakutan saat ditagih oleh debt collector. Akibatnya pemilik kartu kredit tidak mau menemui debt collector dan cenderung menghindar. Akhirnya, tidak tercapai penyelesaian atas utang kartu kredit.

Jika sewaktu-sewaktu keuangan Anda sedang terganggu sehingga tidak bisa melunasi utang kartu kredit lalu ditagih oleh debt collector, sebaiknya tidak perlu  panik dulu. Sebab sudah ada aturan yang memberikan perlindungan cukup jelas bagi para pemegang kartu kredit dari Bank Indonesia, lembaga yang mengatur sistem pembayaran bank penerbit kartu kredit.

Perlindungan bagi pemilik kartu kredit diatur melalui Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 14/17/DASP tentang penyelenggaraan kegiatan alat pembaran dengan menggunakan kartu (APMK). Surat edaran ini merupakan turunan dari Peraturan Bank Indonesia (PBI) nomor 11/11/PBI/209 tentang penyelenggaraan kegiatan APMK.

Berikut ini ketentuan penagihan utang kartu kredit yang diatur oleh Bank Indonesia agar kamu tidak panik dan takut jika ditagih oleh debt collector:

Penagihan Kartu Kredit dengan menggunakan perusahaan penyedia jasa penagihan hanya dapat dilakukan terhadap tagihan Kartu Kredit yang telah macet berdasarkan kriteria kolektibilitas sesuai ketentuan Bank Indonesia yang mengatur mengenai kualitas kredit.

Ini berarti utang kartu kredit yang ditagih oleh debt collector ialah utang yang telah macet, bukan utang kartu kredit yang terlambat dibayar di luar jadwal jatuh tempo.

Kualitas pelaksanaan penagihan Kartu Kredit oleh perusahaan penyedia jasa penagihan harus sama dengan pelaksanaan penagihan Kartu Kredit yang dilakukan sendiri oleh Penerbit Kartu Kredit.

Bank penerbit kartu kredit berarti harus bisa memastikan kualitas penagihan yang dilakukan oleh debt collector mengikuti standar kualitas yang berlaku di bank.

Tenaga penagihan telah memperoleh pelatihan yang memadai terkait dengan tugas penagihan dan etika penagihan sesuai ketentuan yang berlaku.

Para pemilik kartu kredit tidak perlu takut karena, sesuai aturan ini, para debt collector seharusnya telah mendapatkan pelatihan tentang penagihan yang berkualitas, termasuk etika dalam penagihan, oleh bank atau oleh perusahaan ketiga yang melakukan penagihan.

Identitas setiap tenaga penagihan ditatausahakan dengan baik oleh Penerbit Kartu Kredit.

Bank penerbit kartu kredit berarti perlu mengetahui dan mengatur administrasi para debt collector yang melakukan penagihan kepada para nasabahnya.

credit-card-1583534 rez

Etika Penagihan

Peraturan tersebut juga mengatur etika para debt collector. O iya, ketentuan etika penagihan ini sudah disetujui oleh asosiasi bank penyelenggara Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK).

Bagaimana etika yang seharusnya diterapkan?

1Debt collector menggunakan kartu identitas resmi yang dikeluarkan Penerbit Kartu Kredit.

Ini berarti debt collector resmi akan selalu dibekali identitas resmi dari bank. Jika debt collector yang menagih Anda tidak memiliki identitas resmi, Anda patut curiga dan segera menghubungi bank penerbit kartu kredit.

2Dilarang menggunakan cara ancaman, kekerasan dan/atau tindakan yang bersifat mempermalukan Pemegang Kartu Kredit. 

Jika debt collector yang menelpon Anda atau menemui Anda mengeluarkan ancaman, kekerasan atau mempermalukan Anda, sebaiknya Anda bersikap tenang dan mengingatkan debt collector untuk tidak melanggar etika penagihan yang ada di dalam aturan BI. Catat saja identitas debt collector, hari dan jam kejadian agar kamu bisa mengingatnya jika sewaktu-waktu dibutuhkan saat Anda melaporkan kasus ini kepada bank penerbit kartu kredit.

3Penagihan dilarang dilakukan dengan menggunakan tekanan secara fisik maupun verbal. 

Tekanan disini bisa berarti pemaksaan (pressure) secara fisik maupun lisan. Ini merupakan bagian dilarang dilakukan oleh debt collector.

4Penagihan dilarang dilakukan kepada pihak selain Pemegang Kartu Kredit. 

Debt collector hanya menagih utang kartu kredit kepada pemilik kartu kredit, bukan kepada pihak lain seperti keluarga dekat pemilik kartu kredit.

5Penagihan menggunakan sarana komunikasi dilarang dilakukan secara terus menerus yang bersifat mengganggu. 

Misalnya, jika debt collector menagih melalui telepon, sebaiknya penagihan itu dilakukan pada waktu-waktu tertentu saja yang dinilai tepat untuk menagih, bukan secara terus menerus sepanjang hari. Jika pemilik kartu kredit sudah merasa terganggu, sebaiknya  memberitahu bank penerbit kartu kredit.

6Penagihan hanya dapat dilakukan di tempat alamat penagihan atau domisili Pemegang Kartu Kredit. 

Penagihan bisa dilakukan di tempat penagihan yang terdaftar saat mengisi formulir pengajuan kartu kredit seperti di kantor. Penagihan juga bisa dilakukan di tempat tinggal.

7Penagihan hanya dapat dilakukan pada pukul 08.00 sampai dengan pukul 20.00 sesuai wilayah waktu alamat Pemegang Kartu Kredit.

Penagihan di luar kantor atau di luar tempat tinggal, atau di luar waktu antara pukul 08.00-20.00 harus atas persetujuan pemegang kartu kredit, tidak boleh datang sewaktu-waktu dan bersifat tiba-tiba.

8Penerbit Kartu Kredit juga harus memastikan bahwa perusahaan jasa penagihan juga mematuhi etika penagihan yang ditetapkan oleh asosiasi penyelenggara APMK.

Dengan ketentuan ini bank penerbit kartu kredit diharapkan tetap mengawasi dan memantau pelaksanaan penagihan oleh perusahaan jasa penagihan yang ditunjuk agar mereka menerapkan etika penagihan.

Setelah mengetahui aturan main penagihan kartu kredit ini, jelas Anda tidak perlu takut atau panik jika ditagih oleh debt collector. Gunakan terus kartu kredit Anda sesuai kebutuhan dan disiplin dalam membayar tagihan kartu kredit.

Jika Anda belum memiliki kartu kredit atau ingin memiliki kartu kredit tambahan, ajukan melalui HaloMoney.co.id dan gunakan berbagai fitur perbandingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sumber:

9Related

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan beri komentar!
Masukkan nama Anda di sini