Digital Tourism alias Pariwasata Digital. (travelmassive.com)

Pemerintah mengapresiasi maraknya promosi wisata nontunai, antara lain dalam bentuk penjualan tiket pesawat terbang secara online. Pasalnya, promo online seperti ini mendukung program “digital tourism” yang sedang dijalankan pemerintah.

Staf Khusus Menteri Bidang Infrastruktur Pariwisata Kementerian Pariwisata Judi Rifajantoro mengungkapkan, pelaksanaan pameran wisata daring seperti Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF 2017) sejalan dengan program prioritas Kementerian Pariwisata dalam mempromosikan pariwisata Indonesia lewat saluran digital.

“Tren wisatawan dunia kini mulai beralih ke digital platform karena dirasa lebih mudah, cepat dan personal,” kata Judi.

Data yang dimiliki Kemenpar menunjukan, 70 persen warga melakukan pencarian dan penyebaran informasi wisata lewat media digital. Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku industri pariwisata untuk memenuhi kebutuhan “pariwisata digital”.

“Pelaksanaan GOTF merupakan langkah yang tepat untuk menjadi salah satu solusi untuk memenuhi tuntutan masyarakat dalam era digitalisasi ini,” imbuhnya.

Dukung Target Wisata

Sementara itu, Direktur Marketing & IT Garuda Indonesia Nina Sulistyowati mengatakan, pelaksanaan GOTF 2017 Fase 3 merupakan salah satu bentuk dukungan Garuda Indonesia untuk mencapai target kunjungan wisata.

“Tingginya aktivitas travelling serta banyaknya tuntutan akan kemudahan dalam mengakses tiket perjalanan membuat kami sebagai pelaku industri pariwisata harus secara aktif melaksanakan berbagai langkah inovatif untuk memenuhi tuntutan tersebut,” demikian Nina.

Gencarkan promo penjualan tiket online ini, lanjut Nina, juga didorong oleh meningkatnya transaksi digital terutama dalam pembelian tiket pesawat Garuda Indonesia secara online dari tahun ke tahun. Ke depannya,  Garuda Indonesia akan semakin fokus meningkatkan pelayanan dalam penjualan tiket secara digital.

“Kami berharap kiranya GOTF yang kami laksanakan ini dapat mefasilitasi pengguna jasa untuk melaksanakan perjalanan dengan maskapai bintang 5 bersama awak kabin terbaik di dunia dengan harga yang menarik,” kata Nina.

Pelaksanaan GOTF 2017 Fase 3 digelar bersama HSBC, mulai tanggal 21-30 November 2017 dalam dua tahap. Kerja sama ini sekaligus menandai kolaborasi pertama sejak PT Bank HSBC Indonesia menyelesaikan integrasinya di awal tahun 2017.

“Kami bangga bisa bekerja sama dalam Garuda Online Travel Fair Fase 3. Dengan jaringan kami yang luas baik secara global maupun lokal, kami percaya kami adalah mitra yang tepat bagi GOTF terutama untuk membawa destinasi Indonesia untuk lebih dikenal oleh masyarakat global,” jelas Sumit Dutta, Presiden Direktur Bank HSBC Indonesia.

Dewi Tuegeh, Head of Customer Value Manajemen HSBC Indonesia juga menambahkan bahwa dengan tren transaksi pembelian tiket pesawat secara online di masyarakat yang meningkat memotivasi bank HSBC untuk dapat mengakomodir preferensi masyarakat tersebut.

“Kami mendukung kemitraan ini, dengan mengombinasikan jaringan global yang luas dengan program Home and Away,” ujar Dewi.

Program ini menawarkan keuntungan bagi nasabah kartu kredit HSBC secara global untuk dinikmati di 27.000 outlet di 160 negara di dunia. HSBC Indonesia juga mempromosikan GOTF di website HSBC di HongKong, China, Malaysia, Singapura dan Inggris, sehingga nasabah mereka di negara-negara itu juga bisa menikmati keindahan alam Indonesia lewat promo tersebut.

Sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan segmen pasar digital, sejak tahun 2015 lalu, Garuda Indonesia memperkenalkan konsep “Garuda Indonesia New Digital Experience” yang merupakan layanan digital terbaru perusahaan yang terdiri dari: website www.garuda-indonesia.com, social media channel: Facebook, Twitter, Instagram, Official Account Line, dan Youtube, serta tampilan baru untuk mobile app Garuda Indonesia.

Diperkenalkannya konsep “Garuda Indonesia New Digital Experience” ini merupakan upaya Garuda Indonesia untuk meningkatkan potensi pasarnya melalui pasar e-commerce dan digital, khususnya generasi muda, melalui berbagai pengembangan platform digital yang kini dimiliki perusahaan, serta sebagai bentuk upaya peningkatan layanan kepada pengguna jasa.

Leave a Reply