PENGALAMAN SAYA DALAM BERTRANSAKSI NON TUNAI

Selama ini, ada beberapa aktivitas saya yang menggunakan sistem nontunai. Mengapa saya memanfaatkan nontunai? Ini karena saya merasa lebih praktis, mudah dan aman dengan transaksi ini. Selain itu, saya juga merasa irit bensin (tak perlu mendatangi kantor-kantor pembayaran) dan irit waktu (tak perlu mengantri seperti zaman purba). hehehe

– Bayar angsuran lewat mesin ATM

Saat dulu awal kerja, saya tertarik dengan sebuah laptop harga Rp. 5 jutaan. Karena pada saat itu belum punya tabungan, akhirnya saya kredit dengan memanfaatkan salah satu perusahaan pembiayaan kredit dengan bunga yang sangat kecil. Ya, awalnya saya masih menerapkan cara manual, bayar angsurannya datang ke kantor, mengantri lalu bayar. Tapi setelah saya tahu bisa membayar lewat ATM, akhirnya saya melakukan pembayarannya di gerai ATM, cukup pilih menu pembayaran/angsuran (tergantung Banknya). Selain itu, suami juga sering memanfaatkan mesin ATM untuk membayar PLN dan PDAM. Semua beres deh, rekening kita terpotong dengan otomatis.

– Bisnis Onlineshop, saya memanfaatkan fasilitas e-Banking

(Capture saat Melakukan transaksi dengan e-banking- Dok.Pri)

Saya adalah pekerja kantoran. Namun saya dulu juga aktif jualan online melalui BB. Dengan aktivitas jual beli yang lumayan menguras waktu, tidak mungkin juga saya bolak balik ke gerai ATM untuk melakukan transfer ke supplier. Oleh karenanya, saya pilih sistem praktis yang mendukung bisnis saya, yaitu memanfaatkan e-Banking. Sebagai contohnya, untuk memudahkan pengecekan transfer masuk oleh customer, saya pun memanfaatkan SMS Banking sehingga siapapun yang transfer ke 3 rekening bank yang saya miliki (BCA, Mandiri dan BRI), maka akan ada notifikasi masuk melalui SMS. Dan selanjutnya, karena saya pun bisa online setiap saat, akhirnya saya mulai memanfaatkan Internet Banking untuk lebih memudahkan transaksi dan cek saldo (lebih murah karena tanpa potongan biaya).

– Belanja dengan kartu ATM

Saya adalah tipe orang yang tak terlalu telaten untuk bisa membawa uang tunai lebih dari Rp.200.000 di dompet (kecuali terpaksa karena harus membayar secara tunai). Oleh karenanya, dalam berbelanjapun saya sangat jarang menggunakan uang tunai. Dimanapun saya belanja, entah dalam jumlah kecil ataupun banyak, saya selalu memanfaatkan ATM dalam bertransaksi. Untuk bisa memanfaatkannya, syaratnya hanya satu, yaitu jumlah saldo rekening harus melebihi total belanja atau minimal sama agar kita dapat melakukan pembayaran nontunai dengan lebih mudah dan cepat.

– Nonton Film bayar pake Kartu Kredit atau M-tix

Struk pemesanan Tiket dan Pembelian Makanan di CINEMAXX dengan kartu kredit (kiri) dan kartu debit (kanan) – Dok.Pri

Saat ingin menonton film pun, kita juga dimudahkan dalam berbagai transaksi nontunai. Sebagai contohnya saat ingin menonton film di XXI, tahu sendiri kan seberapa parah antriannya ketika kita beli tiketnya dadakan, apalagi itu film sudah ditunggu-tunggu penggemarnya. Cara praktis yang sering saya lakukan bersama suami adalah dengan sistem M-tix. Syaratnya : isi saldo/deposit M-tix di XXI terdekat di hari sebelum kita nonton film (lebih baik depositnya banyak sekalian biar ada cadangan jika ingin menonton film lagi). Selanjutnya, bangun pagi-pagi, buka web mtix.21cineplex.com. Disana Anda akan dimudahkan dalam memilih film, waktu ataupun kursi sesuai selera karena dipastikan belum ada orang lain yang membeli tiket secara langsung sepagi itu. Lain lagi jika Anda ingin menonton film di CINEMAXX, Anda bisa dimudahkan dengan pemanfaatan kartu kredit. Ini tentu sangat mudah dan tanpa harus mengantri saat beli tiket. (dan berbagai aktivitas nontunai lainnya)

ALASAN SAYA SUKA BERTRANSAKSI NON TUNAI

Setelah beberapa tahun terakhir saya memanfaatkan transaksi nontunai, saya dapat menyimpulkan bahwa pembayaran nontunai itu memang sangat memudahkan hidup saya dengan berbagai keuntungan yang luar biasa. Apa saja itu?

Melek Teknologi

Ya, saya rasa dengan mencoba memanfaatkan transaksi nontunai, masyarakat akan belajar untuk melek teknologi. Mengapa? Karena beberapa aktivasi sistem nontunai akan mewajibkan nasabah untuk mengaktifkan berbagai keperluan perbankan dengan sistem online (menggunakan internet). Oleh karenanya, ini merupakan salah satu cara untuk melakukan transaksi yang lebih praktis, mencerdaskan masyarakat serta terasa lebih menyenangkan.

Hemat Waktu

Siapa yang tak setuju dengan pendapat saya ini? Sudah terbukti bahwa transaksi nontunai akan menghemat waktu Anda sebesar 90% daripada transaksi tunai. Misalnya : Anda harus mengantri beli tiket film 2012 sejak subuh (pengalaman pribadi). Tapi jika Anda menggunakan transaksi non tunai, Anda cukup bayar dengan M-tix dan saldo terpotong dari rumah saat pendaftaran online, tanpa harus mengantri tentunya.

Praktis

Dengan transaksi nontunai, Anda tak perlu membawa banyak uang untuk transaksi appaun. Mau belanja Rp. 100 ribu, Rp. 1 juta ataupun Rp. 100 juta sekalipun, semua pembayaran akan lebih praktis dan mudah jika menggunakan transaksi nontunai. Bisa dibayangkan, berapa banyak tas atau plastik berisi uang yang akan Anda bawa untuk bertransaksi tunai? Sangat tidak praktis tentunya.

Aman (mengurangi kriminalitas)

Faktor keamanan memang menjadi fungsi utama dari transaksi nontunai. Mengapa aman? Pertama, transaksi nontunai dilengkapi dengan sistem keamanan dimana hanya penggunanya (pemilik) yang bisa bertransaksi (bisa dengan password ataupun no HP). Kedua, transaksi nontunai juga membantu pemerintah dalam mengurangi uang palsu yang meresahkan masyarakat. Ketiga, nontunai dianggap aman karena berapapun jumlah uang ataupun jenis transaksi yang Anda gunakan, takkan diketahui oleh orang lain. Bayangkan jika Anda membawa banyak uang saat keluar dari bank? Waspadalah karena bisa-bisa para pelaku kejahatan mengintai Anda di jalan. Keempat, transaksi nontunai juga akan meminimalkan tidakan korupsi atau pencucian uang karena rincian transaksinya tercatat rapi di sistemnya.

Transparan

Semua transaksi akan tercatat dan terekam secara akurat oleh chip magnetic di dalam kartu. Selain itu, pencatatan transaksi juga lebih simpel dan mudah dipahami sehingga Anda langsung bisa membaca aktivitas transaksi Anda, apapun medianya.

Mudah

Dengan transaksi non tunai tentu akan membuat hidup Anda semakin mudah. Kartu E-money misalnya, Anda bisa mengaktifkannya tanpa harus menyertakan info KTP atau slip gaji. Selain itu, sistem ini juga akan memudahkan pembayaran Anda dalam jumlah kecil namun rutin dilakukan, misalnya pembayaran tol, parkir, transportasi dll.

Banyak Promo

Mandiri e-cash (ridwansyah.com)

Pernah lihat iklan promo produk untuk transaksi nontunai? Jika membeli gadget tertentu dengan kartu kredit, Anda akan mendapat potongan 10%. Atau jika Anda ingin kredit produk di salah satu onlineshop besar dengan kartu kredit, Anda dapat melakukan cicilan dengan bunga 0%. Di beberapa restoran ataupun toko-toko tertentu juga menawarkan banyak diskon dan cashback jika dibayar dengan nontunai. Ini membuktikan bahwa nontunai juga dapat meringankan biaya atas produk yang kita beli.

Mengurangi Inflasi

Perlu kita ketahui bahwa penggunaan uang elektronik di Indonesia memiliki dampak positif bagi perekonomian negara kita. Jika uang yang beredar makin sedikit, penggelapan uang akan makin berkurang sehingga dapat mengurangi gejolak inflasi yang berlebihan. Selain itu, berkurangnya produksi uang kartal oleh BI juga dapat menghemat biaya produksi dan perawatan uang yang lumayan tinggi.  Hasilnya, sistem keuangan di Indonesia akan semakin baik, aman dan stabil.

Diterima secara Global (di seluruh dunia)

Pernahkah membayangkan ketika Anda sedang jalan-jalan diluar negeri tiba-tiba kehabisan stok mata uang negara tersebut? Tentu mengkhawatirkan, alih-alih bisa belanja, uang negara kita takkan laku disana, kecuali jika ditukarkan dulu di tempat penukaran mata uang. Bagaimana solusinya agar ini tak terjadi? Beralihlah ke sistem nontunai. Tak perlu menukarkan uang, Anda hanya cukup membawa uang elektronik yang bisa dimanfaatkan dimanapun Anda berada, sekalipun di luar negeri. Sebagian kartu kredit dan debit kita dapat digunakan untuk penarikan uang di luar negeri. Ini juga sangat membantu para TKI yang berniat untuk mengirimkan uang ke kerabatnya di Indonesia. Dengan sistem nontunai, dipastikan tak ada lagi biaya besar atau pun pungutan liar yang selama ini membebani mereka.  Lebih menyenangkan bukan?

***

Inilah berbagai keuntungan yang dapat saya ulas terkait dengan betapa mudahnya jika kita bertransaksi nontunai. Pada dasarnya tak ada yang sulit untuk dilakukan jika kita mau belajar dan move on menjadi bangsa yang lebih maju. Melalui kerjasama antara Bank Indonesia, Pemerintah pusat dan daerah, pelaku industri sistem pembayaran serta seluruh masyarakat, semoga sistem pembayaran secara nontunai ini semakin dimanfaatkan oleh masyarakat dalam aktivitas ekonominya sehingga kita akan menjadi negara yang lebih maju serta selalu dapat mengedepankan berbagai program yang lebih cerdas dan menyenangkan bagi masyarakat Indonesia.

 

Sumber Referensi : www.practicalmoneyskills.co.id

Tinggalkan Balasan