Menko PMK Puan Maharani memimpin rapat koordinasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tingkat menteri di kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bulan ini sedang mempersiapkan penyaluran bantuan pangan nontunai (BPNT) di 44 kota melalui 7.540 e-warung dan mesin EDC. Bantuan tersebut menjangkau sekitar 1,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Demikian disampaikan Menko PMK Puan Maharani dalam rapat koordinasi tingkat menteri terkait evaluasi pelaksanaan subsidi dan bantuan pangan 2017 sekaligus persiapan penyaluran bantuan sosial 2018, Selasa (16/1/2018).

Selain bantuan pangan nontunai, pemerintah pada saat bersamaan juga bersiap menyalurkan Bantuan Sosial Rastra (Bansos Rastra). Pada bulan Januari ini, Bansos Rastra menyasar sekitar 14,2 juta KPM.

14.213.928 KPM yang berlokasi di 470 kabupaten/kota. Sedangkan terkait bantuan pangan non tunai (BPNT), di bulan Januari ini targetnya menyasar 1.286.194 KPM

Sepanjang tahun 2018, transformasi rastra menjadi BPNT akan dilakukan secara bertahap ke seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Transformasi ini dimaksudkan untuk membangun kebiasaan masyarakat menabung, mengubah perilaku konsumtif menjadi produktif, dan mewujudkan masyarakat nontunai (lesscash society) di lapisan akar rumput.

“Terkait e-warong, bulan Januari 2017 ini akan disiapkan sesuai dengan rasio 1:250 dan 2 Unit/Kelurahan. Bank Penyalur, Kemensos dan Kemdagri agar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada KPM BPNT. Target (bantuan pangan nontunai) bulan ini sebesar 1.286.194 harus tetap terealisasi dan tanggal 20 Januari kita sepakati beras sudah sampai di Pemda masing-masing,” tegas Menko Puan.

Program bantuan pangan nontunai merupakan upaya pemerintah dalam menyangga kualitas hidup masyarakat tidak mampu. Intervensi pemerintah dalam bentuk bantuan sosial berperan menurunkan angka kemiskinan dan kesenjangan.

Oleh karenanya, pemerintah serius mengambil sejumlah langkah yang diharapkan dapat menyempurnakan pelaksanaan BPNT sepanjang 2018. Langkah-langkah tersebut misalnya memastikan agar data KPM tepat sasaran, memastikan e-Warong sudah tersedia dan beroperasi efektif, serta sosialisasi dan edukasi kepada KPM agar berjalan dengan baik.

“Pemerintah menginginkan pelaksanaan Bansos Rastra dan BNPT di tahun 2018 ini terasa lebih baik daripada tahun sebelumnya”, ujar Menko PMK.

Hadir dalam rakor ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Dirut BRI Suprajarto, Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Sekretaris Eksekutif TNP2K Bambang Widianto, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK Tb. Achmad Choesni.

Tinggalkan Balasan