Amankan kartu kredit Anda. Jangan beritahukan nomor cvv nya

Kartu kredit adalah kartu nontunai yang sakti. Dengan kartu plastik seukuran kartu nama ini, Anda bisa belanja sepuas hati, sebanyak pagu yang tersedia. Batas belanja Anda bisa berada di angka 30 hingga 100 juta Rupiah, loh. Jadi cukup dengan satu kartu di tangan, semua kebutuhan akan terpenuhi hanya dengan menggesekkannya di mesin EDC atau menginput datanya di formulir transaksi online.

Karena kartu ini sakti, maka Anda harus memperhatikan setiap informasi yang tercantum di dalamnya. Dan menjaga informasi tersebut agar tidak disalahgunakan oleh orang lain. Apalagi kalau sampai limit belanja kartu itu dibobol maling!

Salah satu informasi yang tercantum di kartu adalah nomor-nomor yang ada di bagian depan dan belakang kartu—di samping nama lengkap sesuai identitas KTP yang tertulis di bagian depan kartu kredit.

Di bagian depan kartu terdapat beberapa nomor penting, yaitu:

  • Nomor kartu yang terdiri atas 16 digit angka. Nomor ini merupakan nomor kartu yang juga merangkap sebagai nomor rekening kartu kredit yang terekam dalam sistem nasabah bank penerbit. Setiap bank penerbit punya pakem sendiri dalam membuat kombinasi nomor, tapi ada aturan baku yang ditetapkan oleh otoritas sistem pembayaran yang akan dibahas di artikel berikutnya.
  • Tahun pembuatan akun kartu kredit (atau member since). Biasanya ditulis hanya dua digit saja, misalnya “15” untuk akun kartu yang dikeluarkan pada tahun “2015”. Apabila kartu Anda hilang atau Anda mendapatkan kartu baru setelah masa kadaluarsanya berakhir, nomor ini tidak berubah.
  • Masa berlaku kartu. Angka yang tertulis adalah masa awal berlaku sampai akhir berlakunya kartu, hanya bulan dan tahunnya saja. Misalnya kartu berlaku dari bulan September 2017 sampai bulan Januari 2020, maka yang tertulis di kartu adalah 09/17 01/20. Saat menghubungi Pusat Panggilan bank penerbit, operator biasanya akan menanyakan masa akhir berlakunya kartu.

Sedangkan di bagian belakang kartu kredit, terdapat nomor yang tidak kalah pentingnya (bahkan wajib Anda rahasiakan). Itu adalah nomor verifikasi kartu atau Card Verification Value, disingkat CVV atau CVV2 (nama lainnnya adalah Card Security Code atau CSC).

Silakan cek bagian belakang kartu yang Anda miliki. Di sana akan ditemukan tujuh angka yang dibagi menjadi dua, yaitu 4 digit pertama dan 3 digit terakhir.

Nah, yang disebut sebagai nomor verifikasi adalag tiga digit ini. Ini adalah nomor unik yang bersifat rahasia, yang berfungsi sebagai verifikasi bahwa kartu yang sedang digunakan adalah benar milik Anda.

Nomor CVV pasti akan diminta saat Anda berbelanja online menggunakan kartu kredit. Cara kerjanya adalah, setelah Anda melengkapi data pribadi seperti nama yang tercantum dan nomor kartu kredit, Anda akan diminta memasukkan kode keamanan 3 digit CVV ini. Pihak penerbit kartu akan memvalidasi kode tersebut sebelum melanjutkan proses transaksi.

Sekarang sudah jelaskan kan apa saja nomor penting yang terdapat di kartu kredit. Jadi, jangan pernah memamerkan kartu kredit Anda kepada orang lain, apalagi memberitahukan tiga digit nomor di belakang tersebut.

Tinggalkan Balasan