Demi suksesnya penerapan 100% transaksi nontunai di pintu tol, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) bersama lima bank penerbit uang elektronik (Unik) akan menggratiskan biaya kartu perdana Unik kepada para pengguna jalan tol, mulai Senin (16/10) depan.

Program penjualan kartu perdana tanpa biaya atau gratis ini berlaku di semua pintu tol, dari tanggal 16 sampai 31 Oktober 2017. Program tersebut mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia selaku pemegang otoritas sistem pembayaran di Indonesia.

“Ini khusus yang belum punya, ya. Kesadaran dan kejujuran masyrakat sangat diutamakan. Satu mobil hanya boleh dapat satu kartu,” kata Direktur Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia, Pungky Purnomo Wibowo.

Program ini, lanjut Pungky, merupakan kelanjutan dari program diskon 50% kartu perdana yang sebelumnya berlangsung dari tanggal 17 Agustus-30 September 2017. Nah, per tanggal 16 Oktober nanti, diskon yang diberikan ditambah jadi 100% alias gratis, khusus untuk harga kartu perdananya.

Kemarin, sempat terjadi salah persepsi di masyarakat setelah banyak media massa merilis berita Bank Indonesia akan membagikan uang elektronik gratis.

Menurut Pungky, tidak ada bagi-bagi gratis. Tapi diskon biaya kartu perdananya yang ditambah. “(Diskon) itu, 50 persen diberikan perbankan dan 50 persennya lagi diskon dari operator,” ralatnya, Rabu (11/10/2017).

Buat yang belum punya uang elektronik, Anda bisa membeli kartu perdana uang elektronik dengan saldo 50 ribu Rupiah seharga Rp 50 ribu. Biasanya, kartu perdana Unik yang dijual oleh pihak bank atau penyalur kartu dihargai 20 ribu Rupiah per kartu. Karena harga kartu perdananya digratiskan, maka saldo uang yang ada di dalam kartu sama dengan harga yang dibayarkan untuk membeli kartu tersebut.

“Per 16 Oktober 2017 nanti, setiap pembelian uang elektronik Rp 50 ribu, maka saldo yang ada di dalam kartu tetap Rp 50 ribu,” tutur Pungky.

Uang elektronik yang akan dijual tanpa biaya kartu perdana adalah Emoney dari Bank Mandiri, Brizzi dari BNI, TapCash dari BRI, Blink dari BTN dan Flazz dari BCA. Selain untuk bayar tol, uang elektronik dari lima bank ini juga bisa digunakan untuk belanja dan untuk naik transportasi lain di Jakarta.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda di sini