Mulai bulan Desember nanti, tiga uang elektronik (Unik) dari tiga bank siap bergabung ke sistem pembayaran nontunai di tol, menyusul lima Unik dari lima bank yang saat ini sudah bisa digunakan untuk masuk tol.

Ketiga Unik tersebut adalah Mega Cash dari Bank Mega, JakCard dari Bank DKI, dan Nobu E-money dari Bank Nobu.

Saat ini, ketiga bank sedang melakukan persiapan dan penyesuaian sistem dengan Jasa Marga selaku pengelola tol.

“Tim kami tengah memproses teknis pengadaan dan penyesuaian sistem JakCard dengan pengelola tol, yaitu PT Jasa Marga Persero Tbk,” ujar Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi seperti dikutip Bisnis, beberapa waktu lalu.

Begitu prosesnya selesai, JakCard akan menjadi salah satu penyedia layanan kartu tol elektronik atau e-toll.

Rencananya kami akan masuk e-toll pada Desember. Bank DKI satu kloter dengan Bank Mega dan Bank Nobu. Kami berharap konsumen nyaman menggunakan JakCard,” jelasnya.

Bila ini berjalan lancar, maka Desember nanti akan ada 8 Unik keluaran bank yang bisa digunakan pengguna tol yang dikelola Jasa Marga.

Yaitu e-money dari Mandiri, Flazz BCA, Brizzi dari BRI, TapCash dari BNI, dan Blink dari BTN. Disusul JakCard, Mega Cash dan Nobu E-Money yang ditargetkan mulai aktif Desember nanti.

Ini belum termasuk kartu Unik yang diterbitkan oleh pihak lain hasil kerjasama dengan perbankan. Seperti e-tollcard dari Jasa Marga dan Indomart Card dari Indomart yang keduanya merupakan hasil co-branding dengan e-money dari Bank Mandiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here