Sebagai layanan keuangan berbasis teknologi atau financial technology (fintech), CICIL terus mengembangkan layanannya untuk memberikan pelayanan pembiayaan cicilan yang terbaik untuk mahasiswa di Indonesia. Selama 1 tahun beroperasi, CICIL akhirnya terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Cicil adalah sebuah perusahaan rintisan finansial berbasis teknologi yang memberikan akses pembiayaan bagi  mahasiswa untuk membeli kebutuhan kuliah secara cicilan tanpa kartu kredit dari eCommerce terpercaya mana saja di Indonesia.

Mahasiswa dapat dengan mudah memilih produk yang ingin dibeli di berbagai e-Commerce Indonesia dengan cara menyalin tautan produknya lalu menempelkan tautan tersebut di www.cicil.co.id untuk mengetahui jumlah cicilan setiap bulan.

“Dengan terdaftarnya CICIL di OJK, ke depannya diharapkan dapat semakin meningkatkan tingkat kepercayaan mahasiswa calon pengguna layanan pembiayaan CICIL dan juga para mitra yang berminat untuk mengembangkan kemitraan untuk bersama-sama mengembangkan layanan pembiayaan mahasiswa dengan jangkauan layanan yang lebih menyeluruh,” ujar Edward Widjonarko, Co-Founder CICIL.

Selain itu, setelah sukses di tiga kota sebelumnya, yaitu Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta, kini CICIL secara resmi hadir di kota Malang dan Semarang dengan tujuan yang sama, yaitu untuk membantu memberikan akses pembiayaan bagi mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan penunjang kuliah mereka dengan cara cicilan tanpa kartu kredit.

Sebagai salah satu bukti kesuksesan yang berhasil diraih CICIL dalam perkembangannya adalah, terpilih mengikuti Google Developers Launchpad Accelerator di San Fransisco, Amerika Serikat, serta menerima dua penghargaan dari Rice Bowl Startup Awards sebagai Best Fintech Startup di Indonesia dan Startup of the Year di Indonesia.

“Sejak bulan September 2017 lalu, kami juga telah merilis aplikasi mobile berbasis android yang telah diunduh lebih dari 10.000 pengguna. Peluncuran aplikasi mobile ini juga merupakan salah satu jawaban kami terhadap masukkan dari para pengguna CICIL yang sudah mulai terbiasa mengakses platform berbasis aplikasi,” kata Edward.

Dengan pencapaian-pencapaian yang berhasil diraih, CICIL berharap dapat terus berkembang dan dapat memperluas layanannya ke universitas-universitas yang ada di berbagai kota di seluruh Indonesia.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda di sini