Kota di Jawa Timur yang Mendapat BPNT dari Kemensos

www.nontunai.com-Kota di Jawa Timur yang Mendapat BPNT dari Kemensos
www.nontunai.com-Kota di Jawa Timur yang Mendapat BPNT dari Kemensos

BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai, sudah mulai diluncurkan pada provinsi yang sangant membutuhkan. seperti berita yang saya ambil dari sumbernya. BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai, sudah mulai diluncurkan pada provinsi yang sangant membutuhkan. seperti berita yang saya ambil dari sumbernya.

Kementrian Sosial Republik Indonesia mengucurkan Rp 6.04 Triliun untuk pelaksanaan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT) dan beras sejahtera (Rastra).

Jumlah dana itu sebagian digunakan untuk pembangunan e warung di Kota Malang.

“E warung dikelola oleh penerima rastra dan PKH. Beda Malang beda Batu. Kota Malang menyiapkan struktur baru, sedangkan Batu menyiapkan produk logistiknya,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri pertemuan dengan para kader PKH di Hotel Horison, Kota Malang, Sabtu (11/3/2017).

Khofifah mengatakan, sembilan kota di Jawa Timur itu sudah mendapat bantuan pangan non tunai. Tujuh kota lainnya, di luar Kota Batu dan Malang masih berbasis agen yang punya sembako.

Khofifah menjelaskan, infrastruktur e warung akan disinergikan di beberapa kota di Jawa Timur untuk membantu pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Kalau e warung bis dimaksimalkan, maka pemberdayaan ekonomi akan seiring dengan pemerataan social,” tambah Khofifah.

Pertemuan itu sebagai ajang evbaluasi, juga untuk menyinergikan program oleh pendamping PKH. Khofifah akan membuat pendamping PKH menjadi pendamping bantuan pangan.

Walikota Malang Tegaskan Warga Miskin Sudah Dapat BNPT

Sebanyak 18.606 warga yang masuk dalam kategori Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Malang sudah menikmati bantuan pangan nontunai (BPNT) senilai Rp110 ribu per bulan yang dikucurkan pemerintah.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengataka, total bantuan sosial PKH dan BPNT serta rastra cukup besar, yakni mencapai Rp6,04 triliun.

Khofifah meminta agar e-warung kube PKH bisa dimaksimalkan agar pemberdayaan ekonomi akan beriringan dengan pemerataan kesejahteraan dan pengurangan kesenjangan. Apalagi, SDM yang mengawal sangat cepat beradaptasi.

Ia mengemukakan melalui rakor dan evaluasi pelaksanaan dan distribsusi BNPT, pendamping PKH yang mendampingi penerima bantuan pangan serta TKSK dievaluasi.

“Apa saja yang terjadi di lapangan, terutama kendala dan hambatan pelaksanaan BNPT serta proses penyiapan infrastruktur tambahan,” kata Khofifah dalam Rakor bersama Wali Kota Malang.

“Program bantuan ini menjadi salah satu upaya penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial yang dilakukan pemerintah pusat,” kata Wali Kota Malang, Jawa Timur, Moch Anton, seperti dikutip Antara, Sabtu (11/03/2017).

Program bantuan pangan nontunai ini, kata Anton, sebagai pengganti dari program bantuan beras miskin (raskin) yang kemudian berubah lagi menjadi beras sejahtera (rastra). Program BPNT yang diterima PKH atau Keluarga Penerima Manfaat (PKM) sebesar Rp110 ribu per bulan itu dalam bentuk buku tabungan atau kartu.

Melalui program ini, Anton berharap dapat menyelesaikan persoalan kemiskinan dan secara bertahap mampu meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat di Kota Malang.

Untuk Kota Malang, pemkot dan BNI menyiapkan semua infrastruktur yang baru, termasuk e-warung yang diresmikan setahun lalu. E-warung di Kota Malang dikelola oleh penerima rastra dan PKH.

Sumber : http://suryamalang.tribunnews.com/2017/03/12/ada-9-kota-di-jawa-timur-yang-dapat-bantuan-pangan-non-tunai-dari-kemensos

http://www.netralnews.com/news/kesra/read/61375/walikota.malang.tegaskan.warga.miskin.sudah.dapat.bnpt

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan beri komentar!
Masukkan nama Anda di sini