Kelemahan Menggunakan Uang Tunai

Kelemahan Menggunakan Uang Tunai:

www.nontunai.com-Kelemahan Menggunakan Unag Tunai
www.nontunai.com-Kelemahan Menggunakan Unag Tunai
  1. Biaya yang besar

Pengelolaan uang rupiah (meliputi perencanaan, pencetakan, pengeluaran, pengedaran, pencabutan dan penarikan, dan pemusnahan) oleh BI memerlukan biaya yang sangat besar.

  1. Kerepotan Bertransaksi
  • Penyediaan uang kembalian (Jasa Marga butuh uang kembalian Rp 2 miliar per hari);
  • Antrian karena waktu transaksi yang lama.
  1. Tidak Tercatat
  • Memberi peluang penggunaan untuk tindakan kriminal (pencucian uang, terorisme);
  • Perencanaan ekonomi kurang akurat karena ada banyak transaksi yang tidak tercatat (shadow economy).
  • Aktivitas e-commerce dan pembayaran online mulai marak di Indonesia. beragam penyedia merchant online mulai tumbuh dan berkembang. Persentase pembayaran online
  • Pertumbuhan internet di Indonesia adalah nomor 2 terbesar di dunia selama 5 tahun terakhir (2013).
  • Pengguna internet di Indonesia adalah nomor 7 terbesar di dunia (2013).
  • Pengguna internet yang besar tersebut berpotensi untuk memiliki bertransaksi secara online serta transaksi di e-commerce.
  • Meskipun potensi pengguna layanan elektronik online cukup besar, saat ini lebih dari 40% masyarakat perkotaan Indonesia belum memahami fungsi  dan layanan     uang elektronik, internet banking dan mobile/sms payment, apalagi masyarakat di luar perkotaan.
  • Dari 40% masyarakat perkotaan tersebut, pemahamannya juga terbatas hanya pada instrumen Kartu ATM dan Kartu Debet.
  • Bank Indonesia akan mendorong agar perluasan elektronifikasi juga dapat mendorong peningkatan kesadaran (awareness) dan penerimaan (acceptance) masyarakat melalui perluasan layanan pembayaran untuk mendukung implementasi e-government, akses fasilitas pembayaran, pengembangan infrastruktur, dan pemberian insentif pajak.
  • Ke depan, dalam rangka mewujudkan sistem pembayaran yang efisien, aman dan andal dengan tetap menjunjung tinggi aspek perlindungan konsumen, memperhatikan perluasan akses dan kepentingan nasional, Bank Indonesia akan meningkatkan elektronifikasi transaksi pembayaran melalui:
    • Pengembangan Infrastruktur
    • Perluasan layanan dan akses keuangan (Integrasi layanan pembayaran antar jaringan)
    • Harmonisasi regulasi melalui kolaborasi kelembagaan (Forum SP)
    • Edukasi
  • Forum Sistem Pembayaran Indonesia (FSPI) merupakan forum koordinasi, komunikasi dan harmonisasi antar kementerian dan lembaga untuk mendukung penyelenggaraan dan pengembangan sistem pembayaran di Indonesia yang lancar, aman, efisien dan andal.
  • Pengembangan SDM dan Edukasi kepada konsumen sangat penting dan strategis. Berdasarkan pengamatan Bank Indonesia dan best practices di dunia keuangan, sebagian besar permasalahan keamanan dan pengamanan di bidang keuangan yang menimbulkan fraud ternyata bukan terletak pada pengembangan sistem/infrastruktur, namun lebih kepada kesadaran, prilaku, dan kapasitas pegawai dan penyelenggara layanan di sektor keuangan.
  • Pemanfaatan teknologi pada satu sisi seringkali disalahgunakan untuk mendukung berbagai tindak kejahatan, namun disisi lain, saya meyakini bahwa pemanfaatan teknologi secara tepat guna oleh SDM yang berkualitas dan memiliki integritas tinggi justru dapat menjadi solusi yang memperkuat pengendalian internal dan memitigasi risiko.

Mencermati tren digital yang pesat, perlu upaya yang serius untuk meningkatkan keandalan sistem pembayaran. Kecanggihan teknologi dapat meningkatkan risiko fraud melalui kejahatan elektronik.

Sering dikatakan bahwa pada masa depan, perang antar bangsa bukanlah dalam bentuk fisik saja, seperti yang selama ini kita lihat, tetapi dapat juga mengambil bentuk cyber war. Karena itu, sebagai bangsa berdaulat, menurut hemat kami sudah merupakan suatu keharusan untuk kita dapat memperkuat diri kita, mempersenjatai diri kita untuk menghadapi bentuk peperangan seperti itu.

Saya pernah mendengar bahwa beberapa negara bahkan sudah menunjuk seseorang sebagai Panglima Cyber negara tersebut.

Sementara itu, kita mengetahui bahwa penggunaan teknologi informasi sudah semakin banyak, sudah menyentuh berbagai aspek kehidupan kita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan beri komentar!
Masukkan nama Anda di sini