Kekurangan Tunai vs Keuntungan Nontunai

www.nontunai.com-BOS (Bantuan Operasional Sekolah) Memberlakukan Sistem Nontunai
www.nontunai.com-BOS (Bantuan Operasional Sekolah) Memberlakukan Sistem Nontunai

Ada beberapa kekurangan tunai atau pembayaran dengan uang fisik (cash) yang menyebabkan manusia zaman modern mulai beralih ke alat transaksi non tunai. Keuntungan nontunai ini meliputi aspek efisiensi biaya dan kemudahan di sisi pengguna.

Pembayaran tunai atau yang biasa disebut dengan pembayaran cash, dengan menggunakan uang fisik atau uang tunai. Instrumen pembayaran tunai adalah uang kartal yang yang diterbitkan oleh Bank Sentral, terdiri atas: uang kertas dan uang logam.

Sedangkan yang dimaksud dengan pembayaran non tunai adalah pembayaran yang dilakukan tanpa menggunakan uang fisik seperti di atas.

Dari kedua cara membayar ini, mana yang lebih nyaman buat Anda? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya Anda mengetahui kekurangan dan keuntungan transaksi tunai dan nontunai berikut:

Kekurangan Pembayaran Tunai:

  • Tidak praktis. Saat ingin membeli barang dengan harga hingga puluhan atau jutaan Rupiah, maka uang yang harus dibawa tentu sangat banyak. Bayangkan betapa repotnya membawa berlembar-lembar uang kertas dari satu tempat ke tempat lainnya.
  • Memakan ruang. Uang yang banyak membutuhkan tempat khusus agar dapat disimpan atau dipindahkan ke tempat transaksi. Yang pasti, dompet atau celengan tidak akan sanggup menampung berlembar-lembar uang jutaan.
  • Tidak aman. Faktor keamanan adalah faktor paling krusial terkait uang. Saat Anda membawa uang dalam jumlah banyak, Anda harus memastikan uang tersebut aman dari pencopetan. Begitu juga saat Anda memutuskan untuk menyimpan banyak uang. Akan banyak aksi pencurian yang mungkin terjadi, seketat apapun tingkat keamanan yang Anda miliki.
  • Tidak nyaman. Ketidaknyamanan dalam bertransaksi secara tunai sering dirasakan oleh banyak orang, yaitu:
    • Antri lama. Di setiap transaksi, ada pekerjaan menghitung uang pembayaran, menghitung uang kembalian, dan memastikan semua uang yang diserah-terimakan adalah asli.
    • Susah mendapat uang kembalian. Kadang penjual harus berkeliling mencari uang kembalian. Kalau tidak ada, terpaksa pembeli menerima permen sebagai pengganti uang recehan.

Keuntungan Pembayaran Nontunai:

    • Lebih Praktis. Transaksi tidak hanya praktis karena tidak ada uang fisik yang harus dibawa. Tapi juga bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Bahkan pembeli dan penjual tidak harus bertemu atau bertatap muka di satu tempat. Ada tidak cara praktis nontunai:
      • Menggunakan kartu debit yang juga berfungsi sebagai kartu ATM, atau layanan ebanking yang disediakan di hampir semua bank di tanah air. Yaitu terdiri atas layanan phone banking, internet banking, SMS banking dan mobile banking.
      • Bayar dengan uang elektronik berbentuk kartu atau pun berbentuk aplikasi di ponsel.
      • Transaksi dengan kartu kredit, cukup dengan menggesekkan kartu kredit ke mesin EDC, atau memasukkan nomor kartu kredit saat bertransaksi lewat internet.
    • Hemat ruang. Dengan sistem pembayaran nontunai, berarti uang Anda tetap berada di sistem keuangan yang terlindungi. Anda cukup menggunakan kartu atau aplikasi mobile atau bertransaksi lewat internet. Karena tidak ada uang yang perlu dipegang atau disimpan, berarti tidak Anda tidak perlu menyiapkan ruang penampungan atau penyimpanan uang khusus.
    • Lebih aman. Alat pembayaran nontunai menggunakan sandi rahasia yang hanya diketahui oleh pemiliknya. Sistem keamanannya pun berlapis. Mulai dari penggunaan PIN sampai verifikasi lewat SMS atau email. Keamanan makin terjamin berkat adanya pemberitahuan untuk setiap transaksi tertentu. Uang fisik yang terlibat dalam transaksi nontunai juga dijamin keamanannya oleh pihak penyedia non tunai dan bank tempat penyimpanan uang.
    • Lebih nyaman. Antrian saat transaksi akan jauh lebih cepat. Dan Anda tidak akan lagi menerima permen sebagai pengganti kembalian.
    • Lebih transparan. Ini yang tidak bisa disediakan oleh instrumen tunai. Setiap transaksi nontunai yang kita lakukan tercatat oleh sistem dan tersimpan dalam catatan aktifitas kita, baik berupa struk maupun berupa riwayat transaksi pada aplikasi atau website.

Nah, setelah mengetahui kekurangan tunai dan kelebihan nontunai, diharapkan Anda lebih mantap dalam bernontunai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here