Kekurangan dan Kelebihan Uang Elektronik

Kekurangan Menggunakan Uang Elektronik

  1. Sulitnya mengecek saldo menjadi kekurangan menggunakan uang elektronik. Sehingga, saat melakukan pembayaran bisa jadi konsumen tidak mengetahui saldonya habis. Contohnya, saat membayar di gerbang tol, pengendara terpaksa meminta bantuan petugas karena tak mengetahui saldonya habis. Akibatnya, terjadi hambatan saat transaksi.
  2. Belum banyaknya merchant yang menyediakan fasilitas uang elektronik di Indonesia. Ini membuat seseorang yang memiliki uang elektronik alias e-Money menjadi tidak maksimal menggunakan kartunya. Bahkan untuk beberapa merchant, misalnya perusahaan taksi yang sudah menggunakan uang elektronik, terkadang supirnya menyembunyikan alat ini. “Alasannya, mereka tidak bisa mendapat uang lebih. Berbeda jika dibayar tunai, ada kelebihan uang yang bisa mereka terima.”
  3. Selain itu, kekurangan menggunakan uang elektronik adalah kalau kartunya hilang, uangnya pun ikut hilang. “Beda dengan ATM yang saat hilang masih bisa diblokir rekeningnya dan uang pun masih utuh. Sedangkan e-money tidak bisa diblokir dan tidak bisa diklaim. Tapi, orang yang menemukan kartu tersebut bisa memakainya karena tidak memakai PIN.
  4. Tak dilengkapi dengan pin dan di dalam kartu tak tertera nama pemilik, melainkan hanya data saldo. Sehingga mudah tertukar atau hilang dengan prosedur pengembalian yang sulit.

Kelebihan Menggunakan Uang Elektronik

  1. Tentu saja uang elektronik memudahkan dan mempercepat transaksi. Misalnya, saat antre di gerbang tol atau naik Transjakarta. “Pembayaran di gerbang tol cenderung lebih cepat karena masih jarang yang menggunakan uang elektronik ini. Sehingga terhindar dari masalah antre,” papar Mada yang menyarankan jika sudah menjadi rutinitas masuk tol, sebaiknya membayar dengan uang elektronik.
  2. Uang elektronik sangat fleksibel dan tidak perlu membawa uang tunai. “Bahkan lebih mudah mengontrol pengeluaran karena dana yang tersedia hanya Rp1 juta. Ini bisa menjadi pos untuk trasportasi atau makan yang sudah dijatahkan. Jadi, Anda tak perlu repot memisahkan dananya.”
  3. Uang elektronik juga sangat berguna bagi Anda yang konsumtif dan malas mencatat pengeluaran. “Ketika dana tersebut memang sudah saatnya habis, tinggal diisi lagi sesuai bujet. Sehingga pengeluarannya terkontrol, tidak asal menggesek kartu saja.”
  4. Selain itu, uang elektronik juga efektif diberikan pada sopir atau asisten rumah tangga, untuk keperluan membeli bensin, parkir, belanja di supermarket dan sebagainya, karena mempermudah pengontrolan.