Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) mulai menimbang penerapan sistem Transaksi Non tunai dalam aktivitas di kampusnya. Dengannya akan mempermudah layanan yang sedang berjalan atau dikembangkan di kampus yang berkedudukan di Bogor ini.

IPB merupakan sebuah perguruan tinggi pertanian negeri yang berkedudukan di Bogor. Secara hostosis sebelum diresmikan pada tahun 1963, IPB adalah sebuah fakultas pertanian pada Universitas Indonesia. Pada tanggal 1 September 1963. Presiden Pertama Indonesia (Ir. Soekarno) melakukan peletakkan batu pertama pembangunan kampus sekaligus menandai peresmian Insitut Pertanian Bogor sebagai sebuah perguruan tinggi mandiri.

Rektor IPB Herry Suhardiyanto Transaksi Nontunai-www.nontunai.com
Rektor IPB Herry Suhardiyanto (dok. republika)

Rektor IPB Sambut Transaksi Nontunai

Kebutuhan akan Nontunai memang tak bisa dipungkiri. Mengutip dari republika Rektor IPB, Herry Suhardiyanto menilai Kampus IPB sudah perlu bertransaksi nontunai. Layanan ini akan membantu mahasiswa bertransaksi dengan data yang terekam secara digital.

Nontunai memang akan mampu mempermudah traksaksi yang ada di lingkungan IPB. Pembayaran dengan sistem Nontunai akan lebih terukur dan mudah untuk dikontrol. Sehingga tim pengembang IPB akan lebih mudah melakukan pendataan layanan yang sering digunakan di IPB, selain itu tentunya mempermudah responnya.

Pengembangan Green Transportation juga akan lebih mudah dikendalikan dengan Nontunai. Data terekam adalah data yang terukur secara digital. Hal lainnya juga akan lebih mudah menggunakan transaksi Nontunai yang berada di kampus.

Layanan transaksi nontunai juga bisa membantu mahasiswa dhuafa sehingga mereka tenang tak punya uang. ”Tinggal tambah saja dari LAZ atau lembaga lain. Dari Pemerintah juga bisa juga tambah saja. Bidik Misi tiga bulanan sementara transaksi harian, kasihan,” kata Herry usai Tasyakur Peluncuran Departemen Ilmu Ekonomi Syariah di IPB Convention Center.

ilustrasi

Guru Besar IPB, Didin Hafidhuddin mengatakan, dalam ekonomi syariah ada kaidah dalam muamalah untuk memerhatikan apa yang tidak boleh, seperti tidak ada ghoror, riba, zhalim, dan batil. Muamalah membuka ruang ijtihad sementara ibadah tidak boleh ada ijtihad karena yang diperhatikan apa yang diperintahkan saja. ”Ruang kreasitivitas dibuka dalam muamalah,” kata Ustadz Didin.

Pengembangan Nontunai yang muali di banyak tempat perlu menjadi perhatian kita bersama. IPB muali memperhatikan traksaksi dengan sistem Nontunai. Kampus-kampus lainnya di Indonesia sepertinya mulai melirik hal ini. Semoga Nontunai bisa menunjang kemudahan sistem dan traksaksi di tiap lembaga.

 

1 COMMENT

  1. […] Mulai Oktober 2017, Transaksi Nontunai dipastikan akan ada di semua pintu tol. Transaksi Nontunai yang dimaksud adalah menggunakan uang elektronik. Penggunaan Transaksi Nontunai di Indonesia kian berkembang, banyak sektor yang kian menerapkan kemudahan penggunaan Nontunai. Sebelumnya, juga ada kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dikabarkan akan menerapkan Transaksi Nontunai di IPB. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here