Jokowi dan Utusan Khusus PBB Bidang Inklusi Keuangan berbincang serius dalam Veranda Talk di Istana Merdeka. (Antara)

Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa pemerintahnya sedang menyelesaikan program penyederhanaan sistem dan perizinan dalam rangka mendorong peningkatan inklusi keuangan di Tanah Air.

Hal itu disampaikan Jokowi usai menerima kunjungan kehormatan Ratu Kerajaan Belanda Máxima selaku Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan, atau United Nations Secretary General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Inclusion di Istana Merdeka, Selasa (13/2/2018) kemarin.

“Dua hal ini kalau kita selesaikan, akan mempercepat inklusi keuangan kita, cepat sekali. Kalau dua hal ini belum bisa kita selesaikan, ya majunya tidak sepesat yang kita inginkan. Tadi saya sudah diskusi panjang dengan beliau kita harapkan dua hal tadi segera cepat kita selesaikan,” ujar Presiden kepada para jurnalis usai pertemuan.

Presiden Jokowi Penyederhanaan Sistem Akan Mempercepat Inklusi Keuangan Nontunai Non Tunai www.nontunai.com
Jokowi (dok.setkab)

Sejumlah Menteri Kabinet Kerja pun turut menyambut kedatangan Ratu Maxima, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Dilansir dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Ratu Máxima tiba di Istana Merdeka pukul 09.15 WIB dan disambut langsung oleh Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Dalam pertemuan yang berlangsung di beranda Istana Merdeka atau yang lebih dikenal sebagai veranda talk, Presiden dan Ratu Máxima membahas sejumlah hal terkait inklusi keuangan.

 

Leave a Reply