“Non tunai” sebagai sebuah sistem pembayaran yang dilakukan dengan tidak  menggunakan uang tunai  merupakan cara pembayaran yang efisien dan ideal di era modern. Pengguna non tunai akan melakukan transaksinya dengan kartu atau yang dikenal dengan istilah Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu (APMK). Sebagai pengguna pembayaran dengan sistem non tunai dan sekaligus pengguna APMK maka alangkah baiknya jika mengatahui beberapa peristilahan yang sering digunakan dalam dalam transaksi menggunakan APMK ini.

  1. 3D secure, adalah layanan online yang dirancang dengan melakukan autentikasi identitas pemegang kartu kredit di waktu terjadinya transaksi.
  2. Acquirer, adalah bank atau lembaga selain bank yang melakukan kerjasama dengan pedagang (merchant) sehingga pedagang (merchant) mampu memproses transaksi APMK yang diterbitkan oleh pihak selain acquirer yang bersangkutan; dan  bertanggung jawab atas penyelesaian pembayaran kepada pedagang (merchant).
  3. alat pembayaran dengan menggunakan kartu, adalah alat pembayaran yang berupa kartu kredit, kartu ATM, dan/atau kartu debet.
  4. automated teller machine, adalah perangkat berupa mesin elektronik yang terhubung dengan pusat komputer layanan nasabah pada suatu lembagapenyimpan dana, sehingga dapat menggantikan sebagian fungsi Perangkat tersebut akanmemungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi dengan menggunakan suatu media baik berupa kartu atau media lainnya sebagai suatu identitas pengenal di dalam sistem. Jenis transaksi yang umum dilakukan melalui ATM antara lain berupa penarikan uang tunai dari rekening simpanan, pengecekan saldo, transfer kepada bank yang sama atau bank yang lain, serta pembayaran/pembelian berbagai barang/jasa.
  5. card not present, adalah transaksi pembayaran melalui telepon atau internet yang menggunakan kartu kredit atau kartu debet tanpa harus menggesek/men-dip kartu pada mesin pembaca kartu/EDC. Transaksi tersebut biasanya dikategorikan sebagai transaksi ecommerce.
  6. card validation verification code, adalah 3 digit kode keamanan pada bagian belakang kartu. Card Validation Verification Code (CVC) diperlukan untuk transaksi Card Not Present (CNP) dan digunakan untuk membantu memvalidasi bahwa kartu yang digunakanadalah asli. Istilah ini juga dikenal sebagai Card Verification Code (CVC).
  7. cash advance, adalah transaksi tarik tunai dengan menggunakan kartu kredit.
  8. kartu ATM, adalah APMK yang dapat digunakan untuk melakukan penarikan tunai dan/atau pemindahan dana dimana kewajiban pemegang kartu dipenuhi seketika dengan mengurangi secara langsung simpanan pemegang kartu pada bank atau lembaga selain bank yang berwenang untuk menghimpun dana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
  9. kartu debet, adalah APMK yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi, termasuk transaksi pembelanjaan, dimana kewajiban pemegang kartu dipenuhi seketika dengan mengurangi secara langsung simpanan pemegang kartu pada bank atau lembaga selain bank yang berwenang untuk menghimpun dana sesuai ketentuan perundang-undangan yang
  10. kartu kredit, adalah APMK yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi, termasuk transaksi pembelanjaandan/atau untuk melakukan penarikan tunai, dimana kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh acquirer atau penerbit, dan pemegang kartu berkewajiban untuk melakukan pembayaran pada waktu yangdisepakati baik dengan pelunasan secara sekaligus (charge card) ataupun dengan pembayaran secara angsuran.
  11. Token, adalah suatu alat atau aplikasi yang melakukan otentikasi dinamis atau otentikasi dua faktor (twofactor authentication).
  12. transaksi offline, adalah transaksi yang di-autorisasi tanpa terhubung secara langsungkepada penerbit pada saat terjadi transaksi.
  13. Verifikasi, adalah tahapan untuk memastikan kebenaran data yang digunakanuntuk proses transaksi.

 

Sumber: Bank Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here