Salah satu produk kartu kredit iB syariah dari BNI Syariah (okezone)

Industri perbankan syariah sejak beberapa tahun terakhir sudah mengembangkan produk nontunai yang akad transaksinya mengacu pada ketentuan ajaran agama Islam. Kartu Kredit iB ditujukan untuk menyediakan bagi masyarakat yang membutuhkan alat pembayaran yang lebih fleksibel.

Seperti kartu kredit pada umumnya, Kartu Kredit iB dapat digunakan untuk berbelanja di berbagai toko dan gerai, untuk tarik tunai melalui ATM, membayar berbagai tagihan (listrik, air, telepon, tv kabel, biaya kuliah), untuk membeli tiket pesawat terbang maupun mengisi ulang pulsa handphone.

Pemegang Kartu Kredit iB menikmati layanan dan fasilitas yang sama mudahnya dengan pemegang kartu kredit pada umumnya. Hal ini karena Kartu Kredit iB didukung juga oleh Master Card International, sehingga dapat digunakan di hampir 30 juta pedagang (merchant) dan mesin ATM berlogo Master Card atau Cirrus di seluruh dunia.

Kartu Kredit iB yang saat ini beredar menerapkan tiga skema perjanjian atau akad transaksi yang menjadi dasar kesyariahannya yaitu:

  1. Akad Penjaminan (Kafalah) atas transaksi dengan merchant. Ini terkait ikatan kontrak antara penerbit kartu kredit dan pedagang melalui acquirer.
  2. Akad Pinjaman Dana (Qard) atas fasilitas penarikan uang tunai.
  3. Akad Sewa (Ijarah) atas jasa sistem pembayaran dan pelayanan.

Atas skema yang dipilihnya, bank syariah penerbit kartu mengenakan biaya atau fee kepada pemegang kartu yag besarannya didasarkan pada nilai transaksi sehingga bersifat fluktuatif.

Meskipun ada komponen biaya yang harus dibayar, tapi dari sisi nominal, fee yang dikenakan oleh Kartu Kredit iB lebih rendah dibandingkan suku bunga yang dikenakan kartu kredit konvensional.

Jadi pengguna Kartu Kredit iB dapat menikmati keuntungan dari lebih rendahnya fee tersebut dibandingkan dengan kartu kredit lain.

Apakah ada denda atas keterlambatan pembayaran kartu kredit iB? Tentu saja, karena hal ini dimaksudkan untuk mendidik kedisiplinan pemegang kartu. Namun demikian, penerimaan denda ini tidak untuk keuntungan bank syariah dan tidak dimasukkan ke dalam pendapatan bank syariah. Bank syariah akan menyalurkan seluruh penerimaan denda ke sektor-sektor sosial.

Dengan keunikan Kartu Kredit iB, kemudahan fasilitas serta layanan seluas kartu kredit lainnya, dan biaya penggunaan kartu yang relatif lebih ringan, Kartu Kredit iB Syariah layak dijadikan salah satu alat pembayaran nontunai.

Anda bisa berkunjung ke bank-bank syariah terdekat, misalnya BNI Syariah dan CIMB Niaga Syariah, untuk mengajukan aplikasi Kartu Kredit iB dan mendapatkan berbagai kemudahan serta kenyamanan bertransaksi secara syar’i di seluruh dunia.

Tinggalkan Balasan