Multi Lane Free Flow (MLFF) atau proses pembayaran tanpa henti di pintu tol akan diterapkan mulai akhir 2018. Untuk menyukseskan rencana tersebut Bank Indonesia (BI) dan pemerintah telah menyusun dan menjalankan 4 tahap.

Tahapan ini diawali dengan penerapan 100% transaksi nontunai di semua pintu tol per 31 Oktober 2017.

Aksi berikutnya adalah menyediakan layanan nontunai untuk seluruh ruas tol baru yang akan dioperasikan.

Selanjutnya, akan dilakukan integrasi antara seluruh ruas tol serta transaksi nontunai di jalan tol menggunakan teknologi berbasis nirsentuh alias tanpa menempelkan kartu ke alat pembaca di pintul tol, yang akan diimplementasikan di akhir 2018.

Bank Indonesia dan Kementerian PUPR telah menyusun strategi bersama untuk mengembangkan elektronifikasi jalan tol melalui 4 tahapan yang telah diturunkan dalam bentuk action plan.

Empat tahap menuju MLFF adalah:

  1. Tahap elektronifikasi seluruh jalan tol pada Oktober 2017.
  2. Tahap integrasi sistem ruas jalan tol.
  3. Tahap integrasi ruas jalan tol serta pembentukan Konsorsium Electronic Toll Collection (ETC).
  4. Penerapan MLFF di seluruh gerbang tol.

Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo menambahkan, antarmuka infrastruktur pembayaran berupa mesin pembaca (reader) uang elektronik yang saat ini sudah terimplementasi membutuhkan harmonisasi antara bank, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), dan berbagai pihak dalam pelaksanaannya di lapangan.

Juga dibutuhkan komitmen perbankan dalam menjaga ketersediaan kartu uang elektronik, serta komitmen BUJT dan perbankan dalam percepatan integrasi penerbit baru uang elektronik.

Selanjutnya, upaya koordinasi harus dilakukan untuk mensukseskan transisi perilaku transaksi nontunai dari pengguna jalan tol.

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda di sini