Ini Jadwal Penerapan 100% Nontunai di Jalan Tol Surabaya-Gempol

Ruas jalan tol Surabaya-Gempol. (Jasa Marga)

Jasa Marga akan menerapkan pemberlakuan transaksi nontunai di semua pintu tol Surabaya-Gempol secara bertahap mulai tanggal 1 sampai 31 Oktober 2017, dalam lima tahap jadwal pemberlakuan yang sudah disusun.

Kepada media massa, General Manager PT Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol Teddy Rosady, mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk menghindari kemacetan di pintu tol.

”Penerapan secara bertahap ini bertujuan agar semua pengguna jalan tol di wilayah Jatim memiliki kartu untuk pembayaran transaksi nontunai,” kata Teddy di Surabaya, Kamis (14/9).

Jalan Tol Surabaya-Gempol merupakan sebuah jalan tol sepanjang 10 kilometer yang menghubungkan daerah Porong, Sidoarjo dengan Gempol, Pasuruan. Jalan tol ini merupakan bagian dari jalan tol yang menghubungkan antar kota utama di Jawa Timur yaitu Surabaya-Pasuruan-Malang. Tol Porong-Gempol ini merupakan relokasi dari tol Surabaya-Gempol ruas Porong-Gempol yang ditutup sejak akhir tahun 2006 akibat peristiwa luapan Lumpur Lapindo. Berikut Ini Jadwal Penerapan 100% Transaksi Nontunai di pintu-pintu tol Surabaya-Gempol:

  • 1 Oktober 2017: Pintu Tol Satelit, Gunungsari 1 dan 2 (Surabaya); Pintu Tol Kejapanan dan Pintu Tol Gempol (Sidoarjo).
  • 10 Oktober 2017: Pintu Tol Dupak dan Banyu Urip 1 hingga 5 (Surabaya)
  • 17 Oktober 2017: Pintu Tol Waru (Sidoarjo).
  • 24 Oktober 2017: Pintu Tol Sidoarjo 1 dan 2
  • 31 Oktober 2017: Pintu Tol Suramadu (Surabaya-Madura).

“Kami dari Jasa Marga secara umum siap menerapkan aturan ini,” tandasnya.

Ini Jadwal Penerapan Nontunai di Jalan Tol Surabaya-Gempol
Tol (dok.pu)

Jasa Marga mengaku sudah menyiapkan pintu tol yang telah dipasang sistem alat pembayaran non tunai di 68 pintu pintu tol, sisanya sudah terdapat alat tersebut dengan jumlah 30 pintu atau Gerbang Tol Otomatis (GTO).

Rencana pemberlakuan pembayaran nontunai di seluruh gerbang tol di Jawa Timur juga mendapat dukungan dari perbankan nasional yang terhimpun dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Jawa Timur.

Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia (BI), Titien Sumartini menyatakan mereka telah menyiapkan sekitar 200 ribu kartu nontunai. “Jumlah kartu itu berdasarkan prediksi lalu lintas tol yang ada di Jatim,” katanya seperti dikutip Suara Pembaruan.

Menurut Titien, jumlah kartu non tunai yang disiapkan tersebut sudah sangat mencukupi karena sistem yang akan diterapkan adalah dengan satu kartu bisa berfungsi di semua pintu tol.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan beri komentar!
Masukkan nama Anda di sini