Perusahaan penyedia layanan transportasi online dan transaksi nontunai Gojek memperkenalkan fitur barunya yang diberi nama Go-Bills. Layanan ini sudah bisa digunakan pengguna Go-Pay untuk membayar tagihan kebutuhan sehari-hari.

Untuk saat ini, Go-Bills sudah bisa digunakan untuk membayar tagihan listrik dan BPJS Kesehatan. Ke depan, seperti dijanjikan CEO dan Founder Gojek, Nadiem Makarim, akan lebih banyak tagihan rutin yang dimasukkan ke dalam Go-Bills.

Menurut Nadiem, layanan ini merupakah langkah awal perusahaan untuk menghadirkan lebih banyak kemudahan bertransaksi nontunai bagi para pengguna aplikasi Gojek.

“Kami berharap dengan adanya layanan ini akan mempercepat transisi tersebut. Layanan Go-Bills ini akan terus dikembangkan ke depannya untuk semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran tagihan sehari-hari secara mudah dan aman,” kata Nadiem melalui siaran pers, Kamis (23/11).

Nadiem menambahkan, inisiatif ini dilakukan juga untuk mendorong inklusi keuangan lewat pembayaran elektronik menggunakan saldo Go-Pay. Gojek melalui Go-Pay dinilai berperan sebagai jembatan mempercepat inklusi keuangan bagi bank dan lembaga jasa keuangan lainnya kepada masyarakat.

“Dengan pembayaran elektronik terkait kebutuhan sehari-hari, kepercayaan masyarakat terutama unbanked communities terhadap layanan jasa keuangan bisa meningkat,” harap Nadiem.

Data Euromonitor 2016 menyebutkan, sebanyak 25 persen transaksi konsumen di Indonesia berupa transaksi nontunai. Sedangkan, Bank Indonesia mencatat jumlah nominal transaksi elektronik di Indonesia pada September 2017 mencapai Rp 817 miliar  dalam 65 juta transaksi.

Angka tersebut diperkirakan terus meningkat seiring pesatnya penetrasi ponsel cerdas dan internet di tanah air. Peluncuran Go-Bills juga mendukung cashless society dan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan Pemerintah dan Bank Indonesia.

Bayar tagihan BPJS Kesehatan pakai Go-Bills dari Gojek. (Gojek Indonesia)

Tagihan BPJS dan PLN

Sementara itu, Direktur Terknologi dan Informasi BPJS Kesehatan, Wahyuddin Bagenda, memberikan apresiasi terhadap layanan Go-Bills. Penambahan saluran pembayaran BPJS Kesehatan ini untuk mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar jaminan premi sosial kesehatan.

“Cukup dengan tiga langkah mudah, masyarakat bisa membayar iuran BPJS Kesehatan untuk diri sendiri maupun keluarga melalui aplikasi Gojek,” terang Wahyuddin.

Kerja sama dengan Gojek diharapkan semakin memudahkan masyarakat, terutama peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui fitur Go-Bills dalam aplikasi Gojek, peserta JKN-KIS dapat membayar iuran JKN-KIS kapanpun dan dimanapun.

Saat ini terdapat lebih dari 600 ribu titik layanan pembayaran iuran JKN-KIS. Ke depannya BPJS Kesehatan akan terus memperluas kanal pembayaran, serta meningkatkan kemudahan dan manfaat bagi peserta JKN-KIS.

“Dengan berbagai kemudahan ini, kami berharap animo peserta JKN-KIS di berbagai daerah untuk membayar iuran tepat waktu dapat meningkat, sehingga sustainibilitas program JKN-KIS terus terjaga,” jelas Wahyuddin.

Pada tahap awal ini, pengguna aplikasi Gojek dapat membayar berbagai macam tagihan listrik melalui Go-Bills, seperti tagihan listrik pra bayar, tagihan listrik pasca bayar dan nontagihan listrik. Ke depannya, layanan ini akan semakin dikembangkan untuk dapat mengakomodasi lebih banyak fitur pembayaran.

Beberapa pekan lalu, Go-Pay juga memperkenalkan cara isi ulang lewat toko modern jaringan Alfa group. Metode isi saldo Go-Pay lewat gerai belanja dan mitra pengemudi membuka kesempatan bagi masyarakat yang tidak memiliki rekening bank untuk mengakses dan memanfaatkan layanan pembayaran elektronik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda di sini