Cara Membuat Visa untuk Berbagai Jenis Kunjungan

Visa untuk kunjungan ke luar negeri. (pasporonline.com)

Membuat visa sangat penting sebelum pergi ke luar negeri. Tapi proses pembuatan visa bisa menjadi satu hal yang sangat menyita waktu jika kamu tidak mengetahui caranya. Berikut ini beberapa informasi penting seputar pengajuan visa yang perlu kamu ketahui.

Visa merupakan dokumen penting yang harus kamu miliki saat bepergian ke luar negeri, di samping dokumen paspor. Visa sebagai bukti kamu memiliki izin tertulis dari suatu negara yang akan kamu kunjungi dan menjalankan aktifitas sesuai dengan apa yang tercantum pada visa. Seperti bekerja, belajar atau melakukan tugas diplomatik.

Bagi warga Indonesia yang akan bepergian, visa harus diajukan ke kedutaan besar negara bersangkutan yang ada di Indonesia, beberapa pekan sebelum berangkat. Syarat pengajuan bergantung pada setiap kedutaan. Ada negara yang mensyaratkan tiga bulan sebelum berangkat, kamu harus mendapatkan visa dari negara yang dituju sebagai bukti kamu diizinkan memasuki negara tersebut.

Jenis Visa

Jika disederhanakan, ada dua jenis visa yang berlaku: visa diplomatik dan visa kunjungan. Dari kelompok visa kunjungan ini terdiri dari banyak jenis visa. Rinciannya sebagai berikut:

Visa kunjungan sementara untuk kunjungan keluarga / Relatives permits

Waktu kunjungan yang umumnya 90 hari atau 3 bulan. Salah satu syarat pentingnya adalah adanya undangan dari keluarga kamu di negara tujuan. Dan ada pernyataan bahwa keluarga kamu akan bertanggung jawab selama kamu tinggal di negara itu.

Visa kunjungan sementara untuk tujuan wisata / Tourist Visa

Mungkin ini salah satu visa yang paling terkenal dan paling banyak diajukan pembuatannya. Jika kamu mau liburan ke luar negeri, di luar negara yang membebaskan visa bagi paspor asal Indonesia, pastikan kamu telah memiliki visa wisata dari negara tersebut. Negara bebas visa bagi WNI, lihat di bagian bawah tulisan ini.

Visa kunjungan sementara untuk tujuan bisnis / Business Visa

Dengan visa jenis ini kamu akan mendapatkan kemudahan saat berkunjung ke negara tujuan. Misalnya untuk keperluan seminar bisnis, mengunjungi pameran atau perjanjian kerjasama dengan suatu perusahaan.

Visa Kerja / Work Visa

Mereka yang ingin pergi dengan maksud bekerja, harus menggenggam visa kerja sebelum singgah ke negara tujuan. Pemegangnya boleh bekerja menjadi karyawan di suatu perusahaan di negara tujuan.  Visa kerja itu sendiri banyak macamnya lagi. Kerja sementara, Semi-permanent atau permanent. Visa kerja ini bisa ditingkatkan menjadi ijin tinggal dan sebagai permanent resident (PR), mengingat jangka waktu pekerjaan yang bisa sampai bertahun-tahun.

Visa Transit

Visa ini berlaku pada saat kamu transit di sebuah negara sebelum mencapai negara tujuan. Perlu diperhatikan, apakah visa transit ini hanya berlaku  pada area bandar udara (Airport transit visa) atau di seluruh negara atau kota tempat kamu transit (Transit Visa). Jika hanya di area bandara, kamu tidak boleh meninggalkan bandara walaupun sebentar. Juga tidak boleh menginap di luar bandara saat menunggu penerbangan selanjutnya.

Visa Belajar / Study permits

Visa jenis ini hanya bisa digunakan untuk ijin belajar di sekolah / universitas di negara tujuan. Jenis visa ini cenderung mudah didapatkan. Tentunya jika kamu sudah mempenuhi syarat yang berlaku di instansi yang dituju. Biasanya visa berlaku selama masa study masih berjalan, termasuk pada periode saat libur sekolah.

Visa Pertukaran Pelajar / Exchange permits

Jika kamu mengikuti program pertukaran pelajar antar sekolah atau kampus, visa inilah yang kamu butuhkan. Visa berlaku hanya beberapa bulan selama program masih berlangsung. Pembuatannya cenderung mudah, karena biasanya sudah dibantu oleh instasi terkait program pertukaran ini.

Visa On Arrival

Visa On Arrival bisa dibuat saat kamu masuk ke dalam wilayah suatu negara. Baik itu lewat bandara, pelabuhan laut ataupun perbatasan darat saat kamu memasuki perbatasan negara. Visa ini bisa didapatkan apabila kedua negara memiliki hubungan diplomatik yang baik, atau ada kerjasama sehingga proses pembuatan visa dipermudah. Daftar negara dengan Visa On Arrival bisa dilihat di bagian akhir tulisan ini.

Visa Diplomatik

Sesuai namanya visa ini ditujukan untuk para diplomat yang bekerja dalam jangka waktu tertentu di suatu instansi perwakilan negera, atau hanya visa kunjungan diplomatik sementara. Misalnya saat kunjungan dinas atau kunjungan kerja (Kungker). Proses pembuatan dibilang gampang karena memakai jalur khusus antar negara.

Exit Visa

Visa jenis ini berlaku bagi seorang warga negara asing yang harus keluar dari suatu negara karena misalnya habis ditahan/ dipenjara. Atau warga negara yang mau meninggalkan negara sendirinya menuju negara baru. Biasanya keluarnya visa exit ini dibarengi dengan larangan masuk kembali ke  negara dimana visa dikeluarkan. Kamu tentu gak mau mengajukan visa jenis ini ya, karena tandanya kamu orang yang sedang menghadapi masalah antar negara.

Visa Khusus Pegawai Internasional / Corporate permits

Visa ini diberikan bagi mereka yang bekerja di badan internasional. Atau diberikan jika kamu dianggap sangat berprestasi sehingga ditempatkan oleh satu perusahaan internasional sebagai wakil perusahaan di negara tertentu.

Visa Khusus Bisnis / Business Permits

Visa jenis ini berarti kamu akan tinggal lama di negara tujuan karena sifatnya bukan kunjungan sementara. Contoh, kamu mau membangun pabrik dan perusahaan di negara tujuan. Tentunya, kamu perlu persiapan  yang matang dan lama sehingga kamu diberikan visa khusus bisnis agar kamu leluasa melakukan persiapan dan pengembangan bisnis. Pada banyak kasus, jenis visa ini dilanjut menjadi ijin tinggal sementara lalu menjadi ijin permanen.

Perlu di ingat, prosedur visa di setiap negara berbeda-beda. Namun umumnya dokumen yang dibutuhkan dalam proses membuat visa sama saja di tiap negara.

Dokumen pengajuan visa yang harus disiapkan

Syarat membuat visa di setiap negara berbeda satu sama lain, menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah masing-masing. Namun sebagai gambaran umum, berikut ini sejumlah syarat dan dokumen yang harus kamu penuhi jika ingin membuat visa kunjungan ke luar negeri.

  1. Paspor

Paspor merupakan salah satu syarat utama dalam membuat visa. Kamu harus memiliki paspor lebih dahulu sebelum mengajukan visa. Tentu saja, paspor tersebut masih berlaku. Jika kamu membawa paspor yang sudah lewat masa berlakunya (expired), permohonan pembuatan visamu pasti ditolak.

Pada kebanyakan kasus, minimal masa berlaku paspor adalah 6 bulan saat kamu melakukan perjalanan, bukan saat permohonan visa diajukan. Jadi jika masa berlaku paspormu akan berakhir, lebih baik langsung melakukan perpanjangan paspor. Simak cara membuat paspor secara online di sini.

  1. Formulir online

Selain paspor, kamu harus mengisi formulir pendaftaran. Saat ini hampir semua kedutaan menyediakan formulir secara online yang bisa diunduh dari situs kedutaan masing-masing.

Tanpa pengisian formulir online ini, proses pengajuan visamu tidak akan dilayani. Usahakan mengisi data secara lengkap dan benar.

  1. Bukti pembayaran visa

Visa yang kamu ajukan itu tidak gratis. Kamu harus membayar sejumlah uang ke rekening kedutaan di bank yang ditunjuk. Pembayaran ini dianggap sebagai biaya administratif yang harus kamu lunasi.

Biaya pembuatan visa ini tergantung pada jenis visa yang kamu pilih. Umumnya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Jangan lupa untuk menyimpan bukti pembayaran visa tersebut dan  jangan sampai hilang. Bukti pembayaran ini akan menjadi syarat kamu mengikuti tahapan pembuatan visa.

  1. Pas foto

Pas foto merupakan dokumen wajib dalam syarat pembuatan visa. Umumnya foto yang kamu ajukan harus jelas dan tidak miring. Penggunaan jilbab saat ini tidak masalah di berbagai negara asal bisa memperlihatkan raut muka dengan jelas. Di beberapa kedutaan, ada bagian foto khusus yang ditempatkan di kedutaan besar.

  1. Bukti keuangan

Syarat lain dalam proses pembuatan visa ialah bukti kepemilikan dana di bank. Dokumen ini untuk meyakinkan kedutaan bahwa kamu mempunyai biaya hidup yang cukup selama melakukan perjalanan. Bukti keuangan ini bisa dari slip gaji ataupun fotokopi buku tabungan.

Jadi usahakan aliran uang yang masuk ke rekening lancar, setidaknya tiga bulan terakhir. Apalagi jika ada bukti keuangan dari pihak pengundang, jika tujuan kunjunganmu untuk keperluan perusahaan atau kunjungan keluarga.

  1. Surat keterangan kerja atau sekolah/kuliah

Jika kamu pergi ke luar negeri untuk urusan pekerjaan, kamu harus mempunyai surat keterangan kerja dari perusahaan yang memperkerjakanmu di luar negeri. Surat ini akan mempermudah kamu dalam pembuatan visa. Jika untuk sekolah atau kuliah,  sertakan surat keterangan masih sekolah. Atau bawa bukti diri sebagai masih mahasiswa di universitas di negara yang dituju.

Itulah enam dokumen penting dalam proses pembuatan visa. Syarat-syarat tersebut sangat penting agar kamu lebih mudah mendapatkan ijin pembuatan visa.

Negara Bebas Visa bagi WNI

Para wisatawan harus memastikan lebih dulu apakah negara yang akan dikunjungi memberlakukan visa on arrival atau tidak. Jika memberlakukan visa on arrival untuk kunjungan wisata, kamu cukup antri dan mendapatkan visa on arrival di gate kedatangan di bandara negara tujuan.

Beberapa negara yang menerapkan visa jenis ini umumnya negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan hingga Brunei, dan Hongkong. Jangan heran banyak wisatawan asal Indonesia datang ke negeri jiran tersebut karena tidak perlu ribet mengurus visa kunjungan.

Berikut rincian negara yang memberikan visa on arrival kepada warga Indonesia saat di bandara, berdasarkan data dari situs e-commerce easytravel.co.id:

bebasvisa

Selamat melakukan perjalanan ke luar negeri. Gunakan kartu kredit terbaik untuk segala keperluanmu di luar negeri. Jika kamu berencana mengajukan kartu kredit travel, ajukan melalui Halomoney.co.id. We compare, you save.

Sumber : http://www.halomoney.co.id/blog/cara-membuat-visa-yang-mudah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here