Dalam rangka menyukseskan program registrasi kartu seluler prabayar, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama semua operator telekomunikasi, telah sepakat untuk menyediakan fitur “Cek Nomor” dalam sistem registrasi kartu prabayar.

Fitur “Cek Nomor: ini harus sudah aktif dan dapat diakses oleh para pelanggan masing-masing operator seluler paling lambat tanggal 27 November 2017. Sedangkan untuk Fitur Cek Nomor bagi non-pelanggan, akan dilaksanakan paling lambat 31 Desember 2017.

Fitur tersebut disediakan agar masyarakat dapat mengecek status registrasi nomor ponselnya dan juga memantau penyalahgunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya dalam program registrasi ini.

“Melalui Fitur Cek Nomor ini, masyarakat bisa mengetahui NIK nya digunakan untuk berapa nomor. Dengan adanya layanan ini, jika saat pengecekan ditemukan nomor yang tidak dikenal terdaftar dengan data NIK dan KK miliknya, masyarakat dapat langsung datang ke gerai untuk melakukan UNREG,” jelas Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli.

Berikut alamat website, USSD dan SMS “Cek Nomor” yang disediakan oleh masing-masing operator:

  1. Telkomsel
    Via website: https://telkomsel.com/cek-prepaid
  2. Indosat
    Via SMS dengan format: INFO#NIK kirim ke 4444 atau INFO#MSISDN kirim ke 4444
  3. Xl Axiata
    Via USSD dengan format: *123*4444#
  4. Hutchison (Tri)
    Via website: https://registrasi.tri.co.id
  5. Smartfren
    Via website: https://my.smartfren.com/check_nik.php
  6. STI
    Via website: https://my.net1.co.id
Semua pemegang kartu seluler prabayar wajib mendaftarkan kartunya ke pemerintah mulai 31 Oktober sampai tenggat waktu 28 Februari 2018. Atau, kartunya akan diblokir! (SelularTV)

Cara Aman Registrasi Kartu Seluler Prabayar

Selain itu, untuk mengantisipasi penggunaan data dan identitas yang tidak benar melalui fitur disclaimer (pernyataan kebenaran identitas) saat registrasi kartu seluler lewat SMS, maka terhitung 22 November 2017 pukul 24.00 WIB seluruh operator wajib melakukan moratorium layanan penggunaan fitur 5 kali gagal+disclaimer.

Pelanggan yang kesulitan memasukkan NIK dan KK wajib diarahkan ke Gerai Resmi Operator atau yang ditunjuk operator untuk Registrasi, atau ke Dinas Dukcapil untuk status dan perbaikan NIK dan Nomor KK.

Pelanggan yang telah berhasil melakukan registrasi via disclaimer diwajibkan melakukan registrasi ulang dengan NIK dan Nomor KK paling lambat tanggal 28 Februari 2018.

Jika pelanggan tidak melakukan registrasi ulang, maka akan dikenai sanksi pemblokiran bertahap sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo No 12/2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi beserta perubahannya.

Begini cara aman registrasi kartu seluler prabayar (Kominfo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda di sini