Akhir 2018, Pemerintah Terapkan MLFF di Pintu Tol

Pintu tol nontunai di Jakarta. (nontunai.com)

Pemberlakuan transaksi nontunai di semua pintu tol di Indonesia pada akhir Oktober nanti merupakan tahap awal dari rencana penerapan Multi Lane Free Flow (MLFF) di gerbang tol yang akan diimplementasikan akhir 2018.

MLFF merupakan proses pembayaran tol tanpa berhenti, dalam arti pengguna jalan tol tidak harus menghentikan kendaraan di gerbang atau pintu tol, sehingga transaksi pembayaran menjadi lebih efisien dan lancar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, agenda 100% pakai nontunai di pintu tol bulan ini sangat penting, mengingat sasaran akhir pengembangan jalan tol di tanah air adalah penerapan MLFF.

“Tahapan menuju pengembangan MLFF harus didahului dengan terwujudnya perilaku pengguna jalan tol yang sudah terbiasa dengan pembayaran nontunai, antara lain dengan penggunaan uang elektronik dan melalui sosialisasi bersama secara intensif di tingkat nasional,” kata Darmin dalam rilis yang dikeluarkan Bank Indonesia, beberapa hari lalu.

Selain itu, diperlukan infrastruktur pembayaran nontunai yang sudah terintegrasi antarruas jalan tol, saling interkoneksi (saling terhubung) dan interoperable (saling dapat beroperasi) antar penerbit uang elektronik.

Sampai 4 Oktober 2017, penetrasi penggunaan uang elektronik di jalan tol mencapai 72%. Ada peningkatan signifikan sejak tahapan penggunaan nontunai di tol dimulai.

Dengan elektronifikasi jalan tol, layanan pembayaran di jalan tol menjadi lebih cepat, praktis dan nyaman, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kelancaran lalu lintas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan beri komentar!
Masukkan nama Anda di sini