Saat ini, semua jalan tol di Indonesia hanya bisa dimasuki dengan menggunakan uang elektronik. Transaksi tunai di pintu masuk tol tidak lagi berlaku setelah pemerintah mewajibkan penyelenggara tol beralih ke alat pembayaran nontunai. Kami Menghimpun 8 Tips Menggunakan Uang Elektronik di Jalan Tol untuk bisa dijadikan tips bermanfaat mansyarakat.

Nah, agar Anda dapat masuk jalan tol dengan nyaman dan tidak mengalami kesulitan, simak tips menggunakan uang elektronik (Unik) di pintu tol berikut:

  1. Sebelum bepergian menggunakan mobil pribadi, pastikan uang elektronik yang Anda memiliki sudah tersedia di dalam kendaraan. Bila tidak punya, tanyakan ke teman seperjalanan apakah di antara mereka ada yang memiliki uang elektronik. Uang elektronik juga perlu disiapkan saat hendak naik taksi dan sejenisnya (termasuk naik GrabCar dan GoCar). Karena tidak semua pengemudi taksi punya uang elektronik.
  2. Pastikan uang elektronik yang Anda bawa dalam perjalanan memiliki saldo yang cukup untuk masuk ke satu atau beberapa pintu tol. Perjalanan jauh seperti jarak Jakarta-Bandung membutuhkan saldo di atas Rp 50 ribu.
  3. Isi ulang uang elektronik Anda di mesin ATM atau toko modern yang menerima pengisian ulang.
  4. Bila perlu, tandai uang elektronik yang hendak Anda gunakan. Agar tidak tertukar dengan Unik lainnya.
  5. Jangan memberikan tanda atau menggores (apalagi menggunting atau melubangi) kartu yang dapat menyebabkan kerusakan pada cip. Semua kartu unik menggunakan teknologi cip, sehingga Anda harus menjaga agar cipnya tidak rusak.
  6. Saat berada di antrian masuk tol, pastikan uang elektronik berada di tempat yang mudah dijangkau. Ini salah satu Tips Menggunakan Uang Elektronik di Jalan Tol yang penting.
  7. Ketika hendak masuk tol, tempelkan kartu unik di pintu tol selama beberapa detik. Tahan kartu selama 2-3 detik sampai struk keluar dari mesin dan palang pintu terbuka. Sepanjang pengalaman NONTUNAI.com, unik dari BCA membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan unik dari bank BUMN.
  8. Ketika hendak keluar tol, pastikan Anda menggunakan kartu unik yang sama dengan yang Anda gunakan saat masuk. Khususnya di ruas tol dengan Sistem Transaksi Tertutup, yaitu ruas yang saat masuk Anda diminta untuk mengambil kartu tol lalu menyerahkan kartu itu kembali ke kasir di pintu keluar. Dengan nontunai, Anda cukup menempelkan kartu uang elektronik milik Anda di pintu masuk, lalu menempelkannya kartu yang sama di pintu keluar.

Leave a Reply