Kartu kredit kerap dianggap sebagai momok yang menakutkan (sekaligus hantu seksi yang menggairahkan). Di satu sisi, ada orang yang enggan punya kartu kredit karena takut terjerat jebakan hutang. Tapi di sisi lain, ada juga yang menggebu-gebu ingin segera memilikinya karena seabrek diskon yang ditawarkan.

Buat saya pribadi, kartu kredit adalah bagian hidup. Salah satu instrumen yang saya gunakan dalam mengelola uang bulanan. Saya bersyukur punya kartu kredit. Dan saya lebih bersyukur lagi karena sampai saat ini tidak punya masalah (mudah-mudahan selalu begini) dengan kartu kredit.

Inilah sedikitnya delapan keuntungan yang saya dapatkan dari kartu kredit:

  1. Berobat ke dokter jadi lebih praktis. Kartu kredit sangat berguna, khususnya buat karyawan yang tanggungan kesehatannya dibayar langsung oleh perusahaan bukan dari asuransi. Tapi itu pun digunakan kalau benar-benar tidak ada uang kas. Karena kalau dibiasakan menggunakan kartu kredit, bisa-bisa uang reimbuse-nya habis dipakai buat jajan (bukan buat bayar tagihan).

  2. Lebih nyaman saat transaksi online. Bila Anda ingin membeli aplikasi di App Store atau Play Store, ingin berlangganan musik di Spotify ataupun belanja buku di Amazon, alat transaksi yang berlaku antara lain kartu kredit. Meskipun ada pilihan bayar di tempat, penjual barang akan lebih memprioritaskan transaksi yang sudah dibayar di muka. Dan kartu kredit sangat memudahkan pembayaran untuk belanja online. Terlebih saat ini sudah diterapkan verifikasi berlapis, mulai dari pengiriman kode ke ponsel terdaftar sampai notifikasi transaksi lewat SMS atau pun email.

  3. Program promosi berlimpah. Banyak toko dan cafe yang menawarkan beragam keuntungan tambahan khusus untuk pelanggannya yang melakukan transaksi dengan kartu kredit tertentu. Promo diskon atau beli satu gratis satu sering diadakan oleh pihak penerbit kartu dan merchant.

  4. Bayar tagihan bulanan (auto-pay). Seperti listrik, telepon, internet, TV kabel dan masih banyak lagi. Setiap tagihan punya tenggat waktu yang berbeda. Saya punya pengalaman sering telat bayar listrik karena tenggat waktunya sepuluh hari lebih cepat dari jadwal gajian. Tapi dengan kartu kredit, saya tidak pernah telat bayar–lantaran sudah dibayari oleh pihak bank.

  5. Tidak perlu pinjam uang. Baik ke teman, saudara atau tetangga. Ada orang yang malu pinjam uang saat ada kebutuhan mendadak. Dengan kartu kredit, cukup gesek kartu, bank langsung menggelentorkan pinjaman uang tunai. Tapi sebaiknya hindari transaksi ini, karena bunganya relatif tinggi. Akali dengan membeli kebutuhan rutin dengan kartu kredit sehingga ada cadangan uang tunai setiap bulan untuk mengantisipasi munculnya kebutuhan dadakan.

  6. Beli barang bisa dicicil. Kalau sudah berumah tangga, biasanya orang ingin punya ini itu (misalnya TV, kulkas, AC, dll.). Ada yang mengumpulkan uang, lalu membeli barang yang diinginkan saat uangnya cukup. Tapi sekarang ada cara yang lebih cepat, yaitu belanja dengan kartu kredit lalu pembayarannya dicicil selama setahun atau bahkan lebih. Dan hampir semua kartu kredit menawarkan fasilitas cicilan tanpa bunga, sehingga tidak perlu khawatir cicilannya akan berubah-ubah.

  7. Kemudahan transaksi di luar negeri. Dengan Visa atau Master Card, pengguna kartu kredit bisa bertransaksi di seluruh dunia tanpa harus repot bawa uang tunai. Jadi lebih praktis bukan?

  8. Sebagai pengganti jaminan uang. Saat masuk rumah sakit atau hotel, biasanya diminta sejumlah uang jaminan. Tapi dengan kartu kredit, kita tidak perlu mengeluarkan uang tunai di muka.

Punya keuntungan lain dari kartu kredit? Silakan berbagi di kolom komentar. (Kalau kerugian plus racunnya bisa kita obrolin di tulisan berikut…)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here